Beranda Teras Berita DRAMA ANTIGONE KARYA SOPHOKLES (1)

DRAMA ANTIGONE KARYA SOPHOKLES (1)

234
BERBAGI

Penerjemah: RENDRA
 

Antigone di depan mayat Polyneices (dok wikipedia.com)
PROLOGOS
ANTIGONE
Ismene, saudariku! Beginilah warisan Oidipus kepada kita. Dewa telah melimpahkan unggun penderitaan pada kita. Duka demi duka dan terhina semakin terhina – Dan kita ditambah pula dengan peraturan raja yang….Apakah kamu sudah tahu? Atau barangkali kamu belum sadar bahwa ada musuh menyusun rencana
ISMENE
Tak ada warta buruk atau baik sampai ke telingaku, Antigone. Sejak kedua saudara kita wafat, tak ada kudengar apa-apa. Ah, ya, sejak mundurnya tentara Argos semalam, tak ada berita tentang jenazah kedua saudara kita yang telah gugur bersama
ANTIGONE
Itu sudah kuduga. Itulah sebabnya aku tarik kami kemari. Keluar istana, supaya bisa lebih bebas bicara.
ISMENE
Ada sesuatu dalam pikiranmu. Katakanlah!
ANTIGONE
Creon sang raja memutuskan untuk memperlakukan kedua jenazah saudara kita secara berbeda. Jenazah Eteocles, ia makamkan dengan penghormatan yang lengkap, dengan upacara yang gemilang, ia antarkan sukamnya ke neraka. Tetapi untuk jenazah Polyneicies yang malang, ia kenakan larangan untuk menguburnya. Harus dibiarkan terkapar tanpa diratapi, tanpa pemakaman, menjadi mangsa burung-burung padang belantara. Kamu dan aku tak berdaya apa-apa.
Dan kini Creon sendiri tengah bersia-siap keluar istana untuk memimpin sendiri pelaksanaan pengumumannya. Jangan kamu kira ia Cuma setengah-setengah saja – hukuman untuk pelanggaran sudah tentu hukuman mati – dilempari batu sampai mati. nah, camkanlah, Ismene, saudariku. Kamu berdarah bangsawan! kamu harus membuktikan keaslian bulumu nanti, bila ada harga dirimu.
ISMENE
Oh, saudariku yang bergelora, Antigone. Dalam hal ini apa yang mesti aku lakukan?
ANTIGONE
Sekedar renungkanlah – seandainya kamu mau membantuku
ISMENE
Melakukan apa? Apakah rencanamu?
ANTIGONE

Membantuku mengurus jenazah.

Loading...