Dua Anggota Komplotan Pembobol Sekolah Ditembak Polisi

  • Bagikan
Tiga tersangka pembobol sekolah diperiksa petugas Polsek Tanjungkarang Barat, Jumat (9/12/2016),

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat meringkus tiga tersangka komplotan spesialis pencurian modus membobol sekolah, Jumat (9/1/2016). Dua di antara anggota komplotan tersebut ditembak polisi karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

Ketiga tersangka yang ditangkap tersebut adalah Rangga Aditya (19), warga Jalan Way Hilau, Kampung Damarsari, Kecamatan Kedondong, Pesawaran; Dedi Septiyadi (24), warga Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gunungsari, Tanjungkarang Pusat; dan Tino Agus Trisnajaya (21), warga Jalan Rusa, Kelurahan Sukamenanti, Kedaton.

Selain ketiga tersangka, polisi juga menangkap penadah barang hasil curian, Kusnadi (60) warga Jalan ZA Pagar Alam.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, AKP Harto Agung Cahyono , kepada Teraslampung.com mengatakan para tersangka yang ditangkap ini, merupakan komplotan spesialis pembobol sekolah di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Bandarlampung.

BACA: Ini Daftar Sekolah yang Dibobol Rangga Dkk

“Ada delapan sekolah yang dibobol komplotan para tersangka, untuk otak dari komplotan pencurian tersebut tersangka Rangga,”ujarnya, Jumat (9/12/2016).

Dikatakannya, saat dilakukan penangkapan terhadap para tersangka, petugas menembak tersangka Rangga dan Dedi, karena kedunya melakukan perlawan aktif dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

“Dari penangkapan para tersangka, disita barang bukti berupa sebilah kapak, golok, celurit tanpa gagang, satu unit notebook dan satu buah guitar,”ungkapnya.

Selain para tersangka, kata Harto, saat ini petugas masih memburu dua tersangka lain yang juga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

  • Bagikan