Dua Anggota Sindikat Pembobol Mesin ATM di Dibekuk Polisi

  • Bagikan

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung meringkus dua residivis tersangka sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) BRI di dekat Pasar Bambu Kuning, pada Rabu (26/10/2016) lalu. Polisi menangkap kedua tersangka, saat berusaha melarikan diri usai gagal membobol mesin ATM di Indomart di Jalan Ahmad Yani, pada Rabu (26/10/2016) lalu.

Kedua tersangka yang ditangkap tersebut adalah Fahri alias Firdaus (34) dan Sarnubi alias Septian (25) keduanya warga Kabupaten Pesawaran.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Deden Heksaputra, mengatakan petugas menangkap kedua tersangka di dekat Pasar Bambu Kuning saat keduanya berusaha melarikan diri usai gagal membobol ATM milik korban Refni di Indomart di Jalan Ahmad Yani.

“Tersangka Firdaus merupakan residivis kasus narkoba 2015 silam. Sedangkan Septian residivis kasus kepemilikan senjata tajam (sajam) 2008 silam. Kedua tersangka, sindikat pembobol ATM,”kata Deden, Selasa (1/11/2016).

Menurut Deden, selain kedua tersangka, masih ada tersangka lain berinisial HR yang saat ini masih dalam pencarian petugas. Saat ini, tersangka sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Modus pencurian para tersangka, mengganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi dan mayoritas sasarannya adalah ATM BRI,”ujarnya.

Dari penangkapan kedua tersangka, kata Deden, disita barang bukti beberapa tusuk gigi dan kartu ATM bekas yang dipakai tersangka untuk membobol mesin ATM. Selain itu juga, disita satu unit mobil Toyota Avanza yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya.

  • Bagikan