Beranda Hukum Kriminal Dua Bandit Spesialis Jambret Roboh Ditembus Pelor Polisi

Dua Bandit Spesialis Jambret Roboh Ditembus Pelor Polisi

553
BERBAGI
Kapolsek Kedaton, Komisaris Polisi Bismark

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Kedaton meringkus dua tersangka spesialis jambret yang sudah puluhan kali beraksi di Kota Bandarlampung. Polisi menangkap kedua tersangka, saat sedang nongkrong di acara hiburan pesta pernikahan di rumah tetangganya, pada Rabu (22/3/2017) malam.

Kedua tersangka spesialis jambret yang ditangkap tersebut adalah, Fuji Asri Saputra (19) warga Desa Pubian, Natar, Lampung Selatan dan Intan Saputra alias Putra (27) warga Desa Sulida, Natar, Lampung Selatan.

Kapolsekta Kedaton, Kompol Bismark mengatakan, petugas menangkap tersangka spesialis pencurian dengan kekerasan (curas) modus jambret, Fuji dan Putra saat sedang nongkrong di acara hiburan pesta pernikahan tetangganya. Saat keduanya diminta menunjukkan barang hasil curiannya, tersangka berusaha melawan dan melarikan diri dari mobil petugas

“Karena melawan dan berusaha melarikan diri, petugas mengambil tindakan tegas melumpuhkan kedua tersangka dengan timah panas di kakinya,”ujarnya, Kamis (23/3/2017).

Menurutnya, penangkapan kedua tersangka, merupakan sudah menjadi target operasi (TO) selama ini.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita barag bukti, satu unit ponsel merk Vivo V.5 milik korban dan sepeda motor Satria FU warna hitam BE 8734 ML yang sering digunakan tersangka saat melakukan aksi penjambretan.

Bismark mengutarakan, berdasarkan catatan kepolisian, kedua tersangka sudah 10 kali menjambret dibeberapa TKP di Kota Bandarlampung, untuk di wilayah Kedaton ada empat LP, lalu LP lainnya di Tanjungkarang Barat dan Polresta Bandarlampung.

Aksi terakhir kedua tersangka, kata Bismark, mereka menjambret tas milik Novriyana Sani (22) warga Desa Rajabasa 1, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, pada Selasa (21/3/2017) malam lalu sekitar pukul 22.15 WIB di depan Istana Buah Rajabasa, Bandarlampung.

“Fuji dan Putra merampas tas korban, didalamnya berisi satu buah ponsel merk Vivo V.5, dompet berisi KTP, SIM, STNK sepeda motor, kartu ATM bank BRI dan uang tunai Rp 100 ribu,”ungkapnya.

Dikatakannya, aksi penjambretan yang dilakukan tersangka Fuji dan Putra, tidak hanya dilakukan di Kota Bandarlampung. Kedua tersangka, disinyalir kerap melakukan aksinya di Kabupaten lainnya. Target sasaran tersangka, pengendara motor wanita dengan membawa tas. Saat berkasi, kedua tersangka tidak segan-segan melukai korbannya jika melawan.

“Modusnya, mereka keliling dengan mengendarai sepeda motor mencari target korbannya, pengendara motor wanita yang melintas di jalan sepi. Melihat korban melintas, tersangka memepet motor korban dan langsung merampas tasnya,”terangnya.

Menurutnya, barang-barang hasil curian, dijual para tersangka ke orang lain dan uangnya dihabiskan untuk berpoya-poya.

“Kasusnya masih dikembangkan, untuk mengungkap TKP lainnya yang dilakukan tersangka,”pungkasnya.