Beranda Hukum Kriminal Dua Begal Asal Lampung Timur Tewas Ditembak Polisi

Dua Begal Asal Lampung Timur Tewas Ditembak Polisi

3208
BERBAGI
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramadhany saat memberikan keterangan kepada awak media di RS Bhayangkara terkait penangkapan kedua pelaku begal asal Lamtim yang tewas dihadiahi timah panas, (Sabtu (1/2/2020). Foto Ist.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramadhany saat memberikan keterangan kepada awak media di RS Bhayangkara terkait penangkapan kedua pelaku begal asal Lamtim yang tewas dihadiahi timah panas, (Sabtu (1/2/2020). Foto Ist.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim Tekab 308 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, menembak mati  begal asal Lampung Timur, jalan jalur dua Korpri, Sukarame, Kota Bandarlampung, Sabtu (1/2/2020) sekitar pukul 04.00 WIB.

Petugas mengaku terpaksa menembak R dan H karena keduanya melawan saat saat akan ditangkap dengan menembaki petugas.

Informasi yang diterima teraslampung.com menyebutkan saat akan dilakukan penangkapan, sempat terjadi kejar-kejaran antara kedua pelaku begal tersebut dengan Tim Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung saat keduanya sedang melakukan aksinya di wilayah Waydadi, Sukarame.

Bahkan kedua pelaku begal tersebut, melakukan perlawan hingga sempat terjadi baku tembak. Aksi keduanya berakhir saat berada di Jalur dua Korpri, Sukarame, Bandarlampung, Polisi terpaksa menembak mati kedua pelaku begal tersebut.

Dari upaya penangkapan dua pelaku begal tersebut, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda Supra X plat nomor B 4299 QE yang digunakan pelaku. Kemudian, beberapa pucuk senjata api rakitan beserta amunisi aktif dan barang bukti lainnya.

Selain kedua pelaku, saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap salah seorang pelaku lain berinisial M yang merupakan rekan satu komplotan kedua pelaku tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramadhany saat dikonfirmasi membenarkan terkait penangkapan dan penindakan tegas terhadap kedua pelaku begal asal Lampung Timur tersebut.

“Ya benar, kedua pelaku sudah sejak lama masuk DPO dan menjadi target penangkapan dan tadi pagi sudah langsung kita ekpos di Rumah Sakit Bhayangkara”ujarnya, Sabtu (1/1/2020).

Dari penangkapan kedua pelaku tersebut, kata Kombes Pol M Barly Ramadhany, pihaknya menyita dua pucuk senjata api rakitan dengan satu pucuk senpi rakitan yang masih berisi 4 peluru aktif dan satu peluru telah ditembakan oleh pelaku.

“Barang bukti lainnya yang disita, satu pucuk senpi rakitan berisi 5 peluru aktif, satu unit sepeda motor Supra X dan kunci letter T,”ungkapnya.

Kombes Pol M Barly Ramadhany mengatakan, saat akan dilakukan penangkapan, sempat terjadi kejar-kejaran terlebih dulu, lalu kedua pelaku malah ustru melakukan perlawanan kepada petugas. Karena ada upaya perlawan dan membahayakan nyawa petugas, maka dilakukan tindakan tegas terhadap kedua pelaku tersebut.

“Saat dikejar diberi tembakan peringatan, pelaku malah justru melawan dengan melepaskan tembakan ke arah anggota. Salah satu anggota kami hampir terluka, makanya saat itu juga dilakukan tindakan tegas,”terangnya.

Mengenai jumlah TKP aksi pembegalan yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut, kata Kombes Pol M Barly Ramadhany, pihaknya masih melakukan pendalaman dan pengembangan kasusnya terlebih dahulu dengan memburu rekan kedua pelaku yang saat ini masih buron (DPO).

“Jumlah pasti berapa TKP-nya masih kami dalami dulu, kalau informasi yang didapat sementara ini lebih dari 10 kali beraksi di wilayah Kota Bandarlampung yakni di Kedaton dan Sukarame,”pungkasnya.

Loading...