Beranda Hukum Narkoba Dua Bulan Terakhir, Polres Lamsel Amankan Puluhan Kilogram Sabu dan Ganja

Dua Bulan Terakhir, Polres Lamsel Amankan Puluhan Kilogram Sabu dan Ganja

154
BERBAGI
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Zaky Alkazar Nasution menjelaskan hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkoba dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (6/10/2020).
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Zaky Alkazar Nasution menjelaskan hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkoba dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (6/10/2020).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN—Dalam dua bulan terakhir Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan  menggagalkan penyelundupan puluhan kilogram narkotika jenis sabu dan ganja serta ribuan butir pil ekstasi lintas provinsi melalui Pelabuhan Bakauheni.

Puluhan kilogram barang haram (sabu-ganja) serta ribuan pil ekstasi yang diamankan, merupakan hasil pengungkapan dua bulan terakhir (Agustus-September 2020) dengan mengamankan 12 tersangka.

Para tersangka yang diamankan adalah berinisial SA, BS, PR, FRA, AP, LP, JW, IY, FM dan AF (tersangka pemilik sabu dan ekstasi). Sedangkan dua tersangka lainnya, ABD dan YS (tersangka pemilik ganja 64 kg).

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Zaky Alkazar Nasution saat konferensi pers hasil pengungkapan narkoba di Mapolres setempat mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan narkoba ini ada enam kasus tangkapan.

“Dari pengungkapan kasus penyelundupan narkotika ini, ada 12 orang tersangka yang diamankan. Perinciannya: 9 orang tersangka laki-laki dan 3 orang tersangka perempuan. Mereka (tersangka) diamankan di lokasi berbeda dan hasil pengembangan,” ujarnya, Selasa (5/10/2020).

Dari 12 tersangka yang diamankan, kata AKBP Zaky Alkazar Nasution, untuk perkara kepemilikan 64 Kg ganja yakni tersangka ABD dan YS. Sementara tersangka kepemilikan 10 Kg sabu, yakni SA, BS, PR, FRA, AP dan LP. Kemudian tersangka kepemilikan 4,3 Kg sabu dan 4, 387 butir pil ekstasi, 300 butir pil eremin-5 yakni tersangka JW, IY dan FM. Sedangkan tersangka kepemilikan 6,12 gram sabu berinisial AP.

“Barang bukti narkoba yang disita dari para tersangka, jenis sabu-sabu seberat 14,31 Kg, ganja seberat 195 Kg, 4.387 butir pil ekstasi dan 300 butir pil erimin-5. Paket narkoba yang disita ini, sebagian besar diamankan di Pelabuhan Bakauheni. Ada 5 kasus di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni,”ungkapnya.

AKBP Zaky Alkazar Nasution mengutarakan,  paket narkoba jenis ganja ada yang dikirim menggunakan jasa pengiriman paket barang lintas pulau dan ada juga yang dibawa menggunakan moda transportasi bus antarprovinsi.

Paket narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang diamankan, lanjut dia, rencananya hendak dikirimkan ke wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Paket narkoba tersebut  dikirim menggunakan berangkas besi melalui jasa pengiriman paket barang.

“Jadi modus pengirimannya beragam, menggunakan jasa pengiriman paket barang. Kita mengamankan para tersangka di lokasi berbeda dan hasil pengembangan ke tempat tujuan pengiriman,”terangnya.

Barang bukti narkoba yang diamankan, ada yang berasal dari Medan, Aceh, dan Pekanbaru.

“Saat ini kasusnya masih kita kembangkan. Para tersangka yang kita amankan, memiliki peran masing-masing, ada sebagai kurir dan sebagai penerima barang haram (narkoba) tersebut,”pungkasnya.

Akibat pernbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 111 (2), 112 (2) juncto Pasal 114 (2), Pasal 115 (2) Juncto Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup.

Loading...