Beranda Hukum Teras Kriminal Dua Gembong Begal Asal Lampung Timur Ditangkap Polisi

Dua Gembong Begal Asal Lampung Timur Ditangkap Polisi

664
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG-Dua gembong begal sadistis asal Lampung Timur yang selama ini berstaus buron (DPO),  JH (20) dan BSK (21), berhasil ditangkap tim buru sergap Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Lampung, Jumat siang (15/5).  Dua warga asal  Desa Tebing, Jabung, Lampung Timur itu diringkus polisi di dua lokasi berbeda, di Lampung Timur. Polisi terpaksa menembak kaki JL karena berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kepala Subdit III Jatanras Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto,  saat dikonfirmasi Teraslampung.com membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku begal sadis berinisial JH dan BSK.

“Keduanya merupakan buronan daftar pencarian polisi (DPO) Polda Lampung sejak tahun 2014 lalu. Sebelum menangkap kedua tersangka, dalam beberapa hari kami melakukan pengintaian terhadap dua pelaku di daerah Lampung Timur. Kemudian pada Jumat (15/5), kami mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku berinisial BSK diketahui sedang nongkrong bersama rekan-rekannya. Saat itulah kami langsung ringkus BSK sekitar pukul 10.00 WIB,”kata Ruli kepada  Teraslampung.com, Minggu (17/5) malam.

Menurut Ruli, berdasarkan  keterangan pelaku BSK, pihaknya melakukan  pengembangan terhadap pelaku lainnya berinisial JH.

Ruli mengaku, saat akan ditangkap, tersangka JH mencoba melawan dengan menembaki petugas menggunakan senjata api rakitan jenis revolver dan berusaha melarikan diri. Sehingga terpaksa petugas menindak tegas tersangka dengan menembak tepat dibagian kakinya.

“Kalau tersangka JH kami tangkap pada malam harinya, saat itu dia (tersangka) sedang berkumpul juga dengan teman-temannya. Barang bukti yang berhasil disita, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan tiga butir amunisi jenis F 16. Kalau untuk barang hasil curiannya, tidak kami temukan keduanya  sudah menjualnya. Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolda guna pemeriksaan lebih lanjut,”terangnya.

Menurutnya, kedua tersangka merupakan spesialis pencurian sepeda motor dan pembegalan di beberapa wilayah hukum Polda Lampung.Mereka banyak melakukan aksinya di Kota Bandarlampung.

“Modus yang digunakan para pelaku, yakni dengan mengikuti korban hingga di tempat sepi dan membegalnya mengancam korbannya menggunakan senjata api. Mereka terkenal sangat sadis saat berkasi. Mereka juga ‘licin’ sehingga sulit ditangkap. Mereka tidak segan-segan melukai korbannya dengan menggunakan senjata api jika melawan,” kata Ruli.

Hasil pemeriksaan sementara, untuk TKP di Bandarlampung saja, mereka terlibat dalam 30 aksi pembegalan.

“Kami mengembangkan penyelidikan kasus ini. Kami menduga masih ada TKP lainnya di luar Bandarlampung, karena JH dan BSK ini merupakan gembong begal yang lumayan disegani di kalangan para pembegal,”jelasnya.

Loading...