Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Dua Hari Rapid Test Pendatang di Perbatasan Bandarlampung, 16 Hasilnya Reaktif

Dua Hari Rapid Test Pendatang di Perbatasan Bandarlampung, 16 Hasilnya Reaktif

82
BERBAGI
Para pendatang yang hendak masuk ke Kota Bandarlampung harus menjalani rapid test.
Para pendatang yang hendak masuk ke Kota Bandarlampung harus menjalani rapid test.

TERASLAMPUNG.COM–Untuk menekan penyebaran  Covid-19 di Kota Bandarlampung, Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung sejak Senin (26/10/2020) melakukan pengetatan terhadap pendatang yang hendak masuk ke Bandarlampung.

BACA: Masuk ke Kota Bandarlampung Diperketat Mulai Senin, Pendatang Harus Lolos Rapid Test

Pengetatan dilakukan dengan melakukan rapid test bagi orang yang masuk ke Bandarlampung lewat perbatasan Bandarlampung – Lampung Selatan di Tugu Radin Inten II dan jalur keluar tol (exit toll) di Sukarame. Hasilnya: sejak 26-27 Oktober petugas di dua posko itu ada 16 orang hasil rapid testnya reaktif. Dari 16 orang tersebut, 6 di antaranya adalah warga Bandarlampung.

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Edwin Rusli, total petugas kesehatan di kedua posko tersebut sudah melaksanakan rapid test sebanyak 1.227 orang. Hasilnya,  yang reaktif 16 orang dan yang nonreaktif 1.211 orang.

“Hingga Selasa malam (27/10/2020) pukul  20.00 WIB, posko Rajabasa (sekitar Tugu Radin Inten II) telah melakukan rapid test sebanyak 516 orang dan hasilnya 508 orang non reaktif sedangkan 8 orang dinyatakan reaktif. Sedangkan di posko Sukarame petugas kesehatan melakukan rapid test sebanyak 711 orang, yang dinyatakan reaktif sebanyak 8 orang sedangkan nonreaktif 703 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Edwin Rusli, Rabu (28/10/2020).

BACA: Hasil Rapid Test Reaktif, Satu Keluarga asal Sumsel Ditolak Masuk Bandarlampung

Dari 16 orang yang hasil rapid test-nya reaktif, tim Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung menginformasikan ada 6 orang warga Kota Bandarlampung sedangkan sisanya 10 orang warga luar Kota Bandarlampung.

Tim Satgas Covid-19 selanjutnya melakukan tindakan bagi warga Kota Bandarlampung yang hasil rapid test-nya reaktif meminta Puskesmas setempat melakukan pemantauan.

Sementara itu, bagi warga yang berasal dari luar Kota Bandarlampung, tim Satgas Covid-19 mengembalikannya ke daerah asal dan menginformasikan ke Dinas Kesehatan kota/kabupaten tempat warga yang hasil rapid test-nya reaktif itu.

Dandy Ibrahim