Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Dua Keluarga di Lampung Utara Nyaris Tewas Tersengat Listrik, Ini Penyebabnya

Dua Keluarga di Lampung Utara Nyaris Tewas Tersengat Listrik, Ini Penyebabnya

456
BERBAGI

Feaby| Handana | Teraslampung.com

Kotanumi--Dua keluarga di RT 3/LK 10, Dusun Tulungbungur, ‎Kelurahan Kotabumi Udik, Lampung Utara nyaris tewas lantaran terkena sengatan listrik, Senin (13/4/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kuat dugaan, aliran listrik yang menyengat kedua keluarga ini berasal dari jaringan SUTET di sekitar rumahnya. Hal ini dikarenakan rumah kedua keluarga ini hanya berjarak sekitar 15 meter dari menara SUTET.

“Saya dan suami kesetrum di bagian kaki tadi malam,” terang Wati, ibu rumah tangga yang nyaris menjadi korban tersengat listrik, di kediamannya, Selasa (14/4/2020).

Peristiwa ini terjadi saat adanya petir yang menggelegar di tengah hujan deras di daerahnya. Hanya sepersekian detik dari terdengarnya suara petir tersebut, ia dan suaminya (Slamet Riyadi) merasakan sengatan listrik di bagian kaki.

“Saat itu kami sedang bersantai di lantai. Mendadak terasa ada sengatan listrik yang mengalir dari lantai,” jelasnya.

Lantaran merasakan adanya sengatan listrik, mereka berdua secara spontan melompat ke atas ranjang. Saat itulah aliran listrik tidak lagi dirasakan oleh mereka.

“Selain kami, tetangga sebelah juga merasakannya. Saking takutnya, anak tetangga berteriak – teriak,” tutur dia.

Ia berharap, pihak PT. PLN segera menindaklanjuti keluhan mereka karena kejadian ini sangat membuatnya dan tetangganya tidak nyaman. Apalagi, kejadian ini kerap kali terulang saat turunnya petir.

“Kejadian ini sudah sering mas‎, tapi kami mau ngungsi ke mana. Mohon pak PT.PLN merespon keluhan kami sesegera mungkin,” pintanya.

Di tempat sama, Sobri, tetangga depan korban membenarkan kejadian tersebut. Kejadian yang menimpa kedua tetangganya ‎itu diketahuinya pada pagi ini.

“Kami tahu adanya sengatan listrik yang menimpa keluarga Wati dan keluarga Wanto pada pagi ini. Wati sendiri yang cerita soal ini,” kata dia.