Beranda Hukum Dua Mayat Laki-laki yang Ditemukan Terpisah di Telukbetung Selatan Ternyata Kakak Beradik...

Dua Mayat Laki-laki yang Ditemukan Terpisah di Telukbetung Selatan Ternyata Kakak Beradik Warga Way Laga

550
BERBAGI
Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki dengan usia diperkirakan 38-45 tahun ditemukan berada tidak jauh dari bibir Pantai Kuala, Telukbetung Selatan, Minggu pagi (18/6/2017) sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang nelayan.

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Identitas dua mayat laki-laki yang ditemukan di tempat terpisah di perairan Telukbetung Selatan, pada Minggu (18/6/2017) kemarin akhirnya terungkap. Ternyata kedua mayat laki-laki tersebut, adalah kakak beradik yang pergi dari rumah untuk mencari barang bekas (rongsokan).

Identitas kedua mayat laki-laki tersebut adalah, Aris Munandar (19) dan Satria Afreza (10) pelajar SDN 1 Way Laga, keduanya merupakan warga Kelurahan Way Laga, Kecamatan Panjang.

Kapolsekta Telukbetung Selatan, Kompol Listiyono Dwi Nugroho melalui Kanit Reskrim, Aiptu Asep Komarudin mengatakan, dua mayat lakai-laki yang ditemukan secara terpisah di perairan Telukbetung tersebut, sudah diketahui identitasnya. Keduanya bernama Aris (19) dan Satria (10), korban tersebut adalah kakak beradik warga Kelurahan Way Laga, Panjang.

Menurutnya, identitas kedua korban baru diketahui, saat keluarga korban datang ke Mapolsekta dan menyakini bahwa kedua mayat laki-laki tersebut adalah anggota keluarganya.

“Keluarga korban datang membawa foto kedua korban tersebut, lalu kita cocokkan dengan foto jenazah saat ditemukan di pantai. Ternyata benar, foto itu adalah Aris dan Satria,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin (19/6/2017).

Menurutnya, pihak keluarga korban baru mengetahui adanya penemuan mayat laki-laki tanpa identitas, melalui media sosial yang telah diuanggah foto penemuan kedua mayat itu oleh seorang netizen.

“Berdasar dari hal itulah, kerluarga korban mendatangi Mapolsekta untuk memastikan kebenarannya. Jasad kedua korban tersebut, sudah dibawa pulang dan dimakamkan oleh pihak keluarganya,”ungkapnya.

Asep mengutarakan, dari keterangan keluarga korban, bahwa korban, Aris (19) penyandang tunarungu bersama adiknya Satria (10) yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar, keduanya pergi dari rumah yakni untuk mencari barang bekas (rongsokan). Setelah satu hari pergi, kedua korban tidak kunjung pulang ke rumahnya.

“Kedua korban ditemukan oleh warga sudah tewas di perairan Telukbetung secara terpisah,”terangnya.

Dikatakannya, awalnya jasad korban Aris ditemukan berada tidak jauh dari bibir Pantai Kuala, Telukbetung Selatan, sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang nelayan yang akan mencari ikan di laut tersebut. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB, mayat Satria ditemukan di bibir pantai Sukaraja belakang PT SBR Kampung Rawa Baru, Kelurahan Sukaraja, Bumi Waras oleh seorang warga yang sedang mencari barang bekas (rongsokan).

“Hasil penyelidikan sementara, kedua korban tersebut tewas diduga karena tenggelam dan ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan,”pungkasnya.

Jumlah: Rp. 2.000.000,

Loading...