Beranda Hukum Dua Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Kuala dan Kampung Rawa Baru

Dua Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Kuala dan Kampung Rawa Baru

405
BERBAGI
Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki dengan usia diperkirakan 38-45 tahun ditemukan berada tidak jauh dari bibir Pantai Kuala, Telukbetung Selatan, Minggu pagi (18/6/2017) sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang nelayan.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Dalam sehari, ditemukan dua sosok mayat laki-laki tanpa identitas (anonim) di dua tempat berbeda di wilayah hukum Polsekta Telukbetung Selatan, pada Minggu (18/6/2017) pagi.

Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki dengan usia diperkirakan 38-45 tahun ditemukan berada tidak jauh dari bibir Pantai Kuala, Telukbetung Selatan, sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang nelayan.

Ciri-ciri mayat laki-laki tersebut, berbadan kurus dan tingginya sekitar 158 cm, kulit sawo matang, berambut cepak dan di bagian bibir bawahnya terdapat jendolan diameter sekitar 1,5 cm. Kemudian mengenakan celana hawai warna hijau bercorak, kaos putih bergambar Gubernur Ridho-Bachtiar.

Kemudian penemuam mayat anonim kedua, sekitar pukul 12.00 WIB di bibir pantai Sukaraja belakang PT SBR Kampung Rawa Baru, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.

Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki tersebut, diperkirakan berusia sekitar 15 sampai 18 tahun. Dengan ciri-ciri, mengenakan kaos dan celana pendek warna orange. Mayat laki-laki anonim tersebut, pertamakali ditemukan oleh seorang pencari barang bekas (tukang rongsok).

Kanit Reskrim Polsekta Telukbetung Selatan, Aiptu Asep Komarudin membenarkan, adanya penemuan dua mayat laki-laki tanpa identitas (anonim) di dua tempat berbeda di wilayah hukum Polsekta Telukbetung Selatan.

Awalnya petugas mendapat informasi dari warga, adanya penemuan mayat laki-laki tanpa identitas dengan usia sekitar 38-45 tahun tersebut, berada tidak jauh dari bibir Pantai Kuala, Telukbetung Selatan, Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

“Mayat laki-laki tersebut, ditemukan oleh nelayan saat akan mencari ikan. Mayat anonim itu, mengenakan celana hawai warna hijau, kaos putih gambar Gubernur Ridho-Bachtiar,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu (18/6/2017) sore.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara di tubuh mayat laki-laki tersebut, tidak ditemukan adanya bekas luka atau adanya tanda-tanda bekas kekerasan.

Kemudian, kata Asep, Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB, petugas mendapat informasi kembali adanya penemuan mayat laki-laki yang juga belum diketahui identitasnya berada di bibir pantai Sukaraja di belakang PT SBR Kampung Rawa Baru, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.

“Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki yang belum diketahui identitasnya tersebut, usianya sekitar 15-18 tahun mengenakan kaos dan celana pendek warna orange,”ungkapnya.

Menurutnya, mayat laki-laki anonim tersebut, pertamakali ditemukan oleh seorang pencari barang bekas (tukang rongsok). Hasil pemeriksaan, ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Hanya terdapat luka, diduga disebabkan benturan batu di laut tersebut.

Dikatakannya, saat ini kedua mayat laki-laki anonim tersebut, sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) dan dilakukan visum luar untuk mengetahui penyebab kematian kedua korban tersebut.

“Untuk penyebab pasti kematian dua mayat laki-laki tersebut, masih dalam penyelidikan. Selain itu juga, masih dilakukan pencarian siapa identitas kedua korban tewas tersebut,”jelasnya.

Terpisah, petugas forensik RSUAM, Amri Tua Manik mengatakan, dari hasil pemeriksaan visum luar terhadap mayat laki-laki yang berusia sekitar 38 tahun tersebut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Mayat laki-laki itu kondisinya basah dan ada lumpurnya, kemungkinan korban meninggal akibat tenggelam sejak dari semalam. Perut korban, sudah membiru dan organ tubuhnya mulai membusuk,”ungkapnya.

Sementara untuk mayat laki-laki yang berusia sekitar 15-18 tahun tersebut, masih dilakukan pemeriksaan visum luar luar. Kedua mayat laki-laki yang ditemukan tersebut, belum diketahui identitasnya.

“Sampai saat ini, belum ada pihak keluarga kedua korban yang datang ke RSUAM. Jasad keduanya, masih disimpan di ruang jenazah,”terangnya.

Loading...