Beranda Hukum Kriminal Dua Operator SPBU Jl Yos Sudarso Ditangkap Polisi

Dua Operator SPBU Jl Yos Sudarso Ditangkap Polisi

759
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG– Petugas Polsekta Telukbetung Selatan, menangkap dua operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.352.39 Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, karena telah memalsukan kupon penukaran BBM sejak tiga bulan terakhir. Polisi menangkap keduanya di rumahnya masing-masing, pada Jumat (9/12/2016).

Kedua operator SPBU yang ditangkap tersebut adalah, ST (26) warga Jalan H Payakun, Kelurahan Garuntang dan MR (35) warga Jalan H Agus Anang, Kelurahan Ketapang, Panjang.

Kapolsekta Telukbetung Selatan, Kompol Listiyono Dwi Nugroho mengatakan, penangkapan kedua pelaku tersebut, berdasarkan laporan dari pimpinan SPBU 24.352.39 pada 5 Desember 2016 lalu, yakni terkait penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh kedua anak buahnya yang melakukan pemalsuan kupon penukaran BBM di SPBU tersebut.

“Dari laporan tersebut, dilakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap kedua pelaku. Petugas menangkap keduanya, di rumahnya masing-masing,”ujarnya, Senin (12/12/2016).

Menurutnya, akibat dari pemalsuan kupon penukaran BBM tersebut, pihak SPBU merasa dirugikan hingga sebesar Rp 107 juta lebih.

Listiyono mengutarakan, modus penipuan yang dilakukan kedua pelaku operator SPBU tersebut, yakni dengan cara memalsukan kupon penukaran BBM di setiap perusahaan yang telah menitipkan BBM di SPBU tersebut.

“Ada salah satu perusahaan yang menitipkan beberapa liter minyak ke SPBU tersebut, saat sopir perusahan mau mengambil miyak harus pakai kupon. Namun kuponnya, dipalsukan oleh kedua pelaku,”ungkapnya.

Selanjutnya, kata mantan Kapolsek Natar, Lampung Selatan ini, agar aksi penipuan tersebut tidak diketahui pimpinannya, saat penyetoran uang hasil penjualan minyak jenis solar dan premium bersama beberapa lembar kupon dan uang tunai dari para konsumen, keduanya menyelipkan beberapa lembar kupon palsu yang sudah disiapkan untuk ditukarkan dengan uang.

“Pihak pimpinan SPBU awalnya tidak curiga, sebab kupon asli maupun yang palsu dan uang yang disetorkan kedua pelaku tampak terlihat sudah sesuai,”terangnya.

Dikatakannya, aksi penipuan yang dilakukan kedua pelaku tersebut terbongkar, dengan ditemukan adanya nomor seri ganda dari kupon penukaran BBM tersebut. Setelah dilakukan pengecekan oleh korban, ternyata kupon penukaran BBM tersebut adalah palsu.

“Akibat penipuan yang dilakukan kedua pelaku, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Aksi tersebut, dilakukan kedua pelaku sejak tiga bulan terakhir,”jelasnya.