Beranda Hukum Korupsi Dua Pejabat Kabupaten Pesawaran Terkena OTT Tim Saber Pungli

Dua Pejabat Kabupaten Pesawaran Terkena OTT Tim Saber Pungli

717
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Dua oknum pejabat di Pesawaran, Kabid Sarana dan prasarana (Sapras) Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran dan Kepala sekolah (Kepsek) SMP 4 Pesawaran terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tim Saber Pungli Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung, Selasa 28 Agustus 2018 sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Teraslampung.com di Mapolda Lampung menyebutkan, dalam OTT tersebut selain mengamankan Kabid Sapras Disdikbud Pesawaran berinsial CA dan Kepsek SMP 4 Pesawaran berinisial Zk, polisi juga menyita barang bukti uang tunai Rp 100 juta dari dalam lemari Kepsek SMP 4 Pesawaran.

Penangkapan kedua oknum pejabat Pesawaran yang terjaring OTT tersebut, terkait dugaan adanya pungutan liar (pungli) proyek pengadaan komputer untuk sekolah SMP se-Kabupaten Pesawaran sebanyak 20 unit untuk setiap sekolah tahun anggaran 2018.

“Ya benar, sekitar pukul 17.00 WIB tim Saber Pungli Ditreskrimsus Polda Lampung mengamankan Kabid Sapras Disdikbud Pesawaran dan Kepsek SMP 4 Pesawaran. Keduanya kena OTT, atas dugaan pungli mengenai proyek pengadaan komputer untuk sekolah SMP se-Kabupaten Pesawaran,”kata salah seorang sumber di Mapolda Lampung, Rabu 29 Agustus 2018.

Dikatakannya, selain mengamankan keduanya, petugas juga menyita uang tunai Rp 100 juta yang disimpan di dalam lemari yang ada di ruangan Kepsek SMP 4 Pesawaran tersebut.

“Uang yang disita itu, diduga dari pengadan komputer sebanyak 20 unit untuk setiap sekolah SMP di Kabupaten Pesawaran yang bersumber dari DAK 2018,”ucapnya.

Waka Polda Lampung, Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol saat dikonfirmasi membenarkan mengenai adanya penangkapan terkait dugaan pungli di Kabupaten Pesawaran.

“Ya benar, petugas melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Pesawaran dan mengamankan dua orang,”ungkapnya.

Saat ditanya apakah oknum pejabat Pesawaran yang ditangkap itu adalah Kabid Sapras Disdikbud Pesawaran dan Kepsek SMP 4 Pesawaran, Jenderal bintang satu ini mengaku, belum mengetahui secara pastai mengenai kedua orang yang diamankan oleh tim Saber Pungli Ditkrimsus tersebut.

“Kalau mengenai hal itu, belum tahu pasti. Tapi yang jelas, ada dua orang yang saat ini diamankan dan sementara ini status keduanya masih sebagai saksi,”ujarnya.

Kemudian saat disinggung bahwa keduanya diamankan terkait dugaan pungli mengenai anggaran pengadaan komputer untuk sekolah SMP se-Kabupaten Pesawaran, Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, dirinya belum bisa membeberkan dan menjelaskan secara rinci mengenai hal tersebut.

“Saya belum bisa sampaikan, dua orang yang diamankan ini masih diperiksa sama penyidik Krimsus. Kalau sudah jelas seperti apa, pasti nanti akan disampaikan kembali,”ucapnya.

Terkait barang bukti berupa uang tunai Rp 100 juta yang disita dari kedua oknum pejabat Pesawaran tersebut, Waka Polda Lampung ini kembali menegaskan, belum mengetahui mengenai nominalnya. Namun, pihaknya akan menelusuri uang tersebut yang diduga sebagi fee pengadaan komputer.

“Kami akan cek dulu, darimana uang yang disita dari lemari tersebut didapat dan seperti apa cara mendapatkannya, lalu siapa yang memberikannya. Namanya korupsi, pasti ada yang memberi dan menerima,”jelasnya.

Loading...