Beranda Hukum Kriminal Dua Pelaku Pemerasan di Jalinbar Tanggamus Dibekuk Tekab 308

Dua Pelaku Pemerasan di Jalinbar Tanggamus Dibekuk Tekab 308

373
BERBAGI
Dua tersangka pemeras yang biasa beraksi di jalan lintas barat (Jalinbar) wilayah Tanggamus diamankan di Mapolres Tanggamus, Sabtu (30/11/19).
Tersangka saat diamankan di Mapolres Tanggamus, Sabtu (30/11/19). Sumber Berita: http://polrestanggamus.com//berita/2019/11/30/1918/resahkan-pengguna-jalan-dua-pelaku-pemerasan-di-jalinbar-tanggamus-dibekuk-tekab-308 #ixzz66l0KGMjw Dua tersangka pemeras yang biasa beraksi di jalan lintas barat (Jalinbar) wilayah Tanggamus diamankan di Mapolres Tanggamus, Sabtu (30/11/19).

TERASLAMPUNG.COM — Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus menangkap SY (35) dan MS (29), dua  pelaku pemerasan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) di Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semoung (BNS), Tanggamus, Sabtu (30/11/19) pagi.

Kedua pelaku tidak berkutik saat ditangkap karena saat beraksi sudah ada petugas di dalam truk. Dengan sigap petugas Tekab 308 menangkap mereka. Petugas juga mengamankan arang bukti uang tunai Rp37 ribu hasil pemerasan, 1 teko dan balok kayu.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, SH mengungkapkan, para pelaku selama ini sangat meresahkan pengguna Jalinbar Tanggamus. Sebab mereka sering melakukan pemerasan terhadap sopir angkutan yang melintasi jalan tersebut.

“Menindaklanjuti keluhan para sopir, Tekab 308 bergerak dan berhasil menangkap keduanya sekitar pukul 04.30 WIB,” kata  AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Menurut  AKP Edi Qorinas, berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan pelaku SY bahwa selama ini, dia juga sering mengekploitasi anak-anak dibawah umur untuk melakukan pungli, dimana hasilnya disetor kepadanya.

Qorinas mengatakan pihaknya terus mendalami pelaku SY dalam ekploitasi anak sebagai mana diatur pasal Pasal 76I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak (UU 35/2014),

“Patut diduga pelaku SY, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi terhadap anak, sehingga terus kami dalami guna memutus mata rantai pungli dan pemerasan di Jalinbar Tanggamus,” katanya.

Penangkapan kedua pelaku bermula pada Sabtu (30/11/19) pukul 02.00 Wib Tekab 308 Polres Tanggamus mendapatkan info dari beberapa orang sopir mobil angkutan yang sedang beristirahat di wilayah Semaka mengatakan dalam 1 bulan terakhir ini sudah banyak sopir mobil angkutan yg menjadi korban aksi pemerasan.

Akibatnya, sopir mobil angkutan merasa resah, bahkan ada yang sampai mengalami kaca mobil pecah, lantas dari keterangan itu Tekab langsung mengambil langkah dan tindakan untuk segara merespon dan menindak lanjuti laporan info tersebut dengann cara mengawal beberapa mobil angkutan yang mengaku sudah beberapa kali menjadi korban pemerasan.

“Upaya Team Tekab 308 Polres Tanggamus membuahkan hasil dengan menangkap 2 pelaku dan mengamankan sejumlah alat bukti di TKP,” jelasnya.

Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti diamanakan di Mapolres Tanggamus, terhadap keduanya dipersangkakan pasal 368 ayat (1) KUHPidana

“Terhadap keduanya dipersangkakan pasal 368 ayat (1) ancaman pidananya paling lama sembilan tahun. Terhadap pelaku SY yang diduga melakukan explotiasi jika terbukti dapat terancam maksimal 10 tahun penjara,” katanya.

Polres Tanggamus