Beranda Teras Berita Dua Pelajar SMK asal Lampung Timur Ini Sudah Belasan Kali Mencuri Sepeda...

Dua Pelajar SMK asal Lampung Timur Ini Sudah Belasan Kali Mencuri Sepeda Motor

360
BERBAGI
Tersangka Dirmansyah dan Rio saat diperiksa di Polresta Bandarlampung, Kamis (21/8). Foto: Teraslampung.com/Zaenal

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDAR LAMPUNG – Reserse Kriminal Polsekta Tanjungkarang Barat menangkap Dirmansyah (21) dan Rio Mediansyah Putra (17), seorang pelajar kelas III disalah satu sekolah SMK swasta di Bandarlampung, Selasa lalu (19/8) karena diduga mencuri sepeda motor. Keduanya merupakan warga Negara Batin, Jabung, Lampung Timur yang sudah 13-an kali melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor di wilayah Kota Bandarlampung.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol I Ketut Suryana, mengatakan penangkapan kedua tersangka Dirman dan Rio atas informasi dari masyarakat, mencurigai aktiitas keduanya yang sering keluar masuk ke dalam rumah kost yang tempati tersangka Rio dengan gonta-ganti sepeda motor.

“Keduanya kami tangkap, di tempat kost tersangka Rio di Jl. Abdul Muis, Kelurahan Gedung Meneng, Rajabasa, Bandarlampung pada Selasa (19/8) sekitar pukul 17.30 WIB. Dari tempat itu, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih plat nomor BE 4410 P, satu buah Handphon dan uang,” kata Ketut Suryana kepada wartawan, Kamis (21/8).

Berdasarkan pemeriksaan, Ketut menjelaskan, tersangka Dirman dan Rio yang masih berstatus pelajar kelas III di SMK Swasta di Bandarlampung, mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 13-an kali khususnya di wilayah Kota Bandarlampung.

Saat menjalankan aksinya, keduanya mempunyai peran masing-masing, tersangka Dirman yang mengambil langsung sepeda motor dengan cara merusak kunci stang menggunakan kunci letter T. Sementara tersangka Rio, mengawasi keadaan sekitar dan membawa motor hasil curian untuk dijual kepada penadahnya.

“Kedua tersangka ini juga yang telah melakukan pencurian motor Yamaha Mio J plat nomor BE 3992 CN milik korban mahasiswi, Rika Safitri (26) warga Jalan Jendral Sudirman, Gang. Taman Siswa, Kelurahan Pelita, Tanjungkarang Pusat yang sedang diparkirkan korban di depan Alfamart di Jl.  Cut Nyak Dien, Tanjungkarang Pusat, Jum’at (8/8/2014) lalu sekitar pukul 17.30 WIB,” kata dia.

Perwira menengah ini menuturkan, semua barang hasil curian dijual tersangka kepada penadahnya, Fahmi dan Bilal (DPO) di kampung tempat tinggal kedua tersangka yakni di wilayah Jabung Lampung Timur. Tiap sepeda motor hasil curian dijual tersangka  seharga Rp 1,2 juta.

Motor Honda Beat plat nomor BE 4410 P yang disita petugas, yakni milik tersangka Rio. Motor itulah yang kerap digunakan kedua tersangka untuk melakukan tindak kejahatan pencurian.

“Dari keterangan tersangka, petugas kini masih melakukan pengejaran terhadap kedua penadah barang hasil curian Fahmi dan Bilil (DPO) kini menjadi target oprasi kami. Terhadap perkara ini, kami masih melakukan pengembangan untuk dapat mengungkap TKP lainnya yang telah dilakukan oleh kedua tersangka,” jelasnya.

 Akibat dari perbuatan yang dilakukannya, kedua tersangka akan disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. (Bambang Satriaji)

Loading...