Dua Pencuri Pembobol Rumah Perwira Polisi Ditembak

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, meringkus dua pelaku pembobol rumah perwira polisi di Lampung, Minggu (22/1/2023) kemarin. Keduanya, dihadiahi timah panas karena berupaya melakukan perlawanan dan kabur saat akan dilakukan penangkapan.

Kedua pelaku yang ditangkap itu adalah FES alias Ari (44), warga Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan dan AH (28), warga Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Denis Arya Putra mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berinsial FES dan AH tersebut, sudah menjadi target operasi (TO) pihaknya selama ini. Keduanya ditangkap dilokasi berbeda, pada Minggu (22/1/2023) dinihari kemarin.

Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti satu unit mobil dan motor yang digunakan kedua pelaku saat menjalankan aksinya. Selain itu, beberapa buku rekening serta surat-surat berharga diduga dari hasil kejahatan.

“Awalnya, petugas menangkap pelaku Ahmad Hanafi di Desa Mandah, Natar, Lampung Selatan. Setelah itu, pelaku Febri alias Ari ditangkap di daerah Kedaton, Kota Bandarlampung,”kata Kompol Denis dalam keterangannya, Senin (23/1/2023).

Pada saat dilakukan penangkapan, kata Kompol Denis, kedua pelaku berupaya melakukan perlawanan dan akan melarikan diri, terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap keduanya.

“Petugas melumpuhkan dengan tembakan di kaki masing-masing kedua pelaku,”ujarnya.

Kompol Denis mengutarakan, penangkapan kedua pelaku, berdasarkan laporan terkait pembobolan di rumah Perwira menengah (Pamen) Polda Lampung, Kompol Zulkarnaen di Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandarlampung pada Oktober 2022 lalu. Adapun peristiwa itu terjadi, rumah korban dalam kondisi sepi (kosong) karena sedang ditinggal pergi.

“Dalam aksinya, pelaku berhasil menggasak barang berharga milik korban seperti satu unit Laptop merk Asus, dua jam tangan mewah, uang tunai Rp15 juta serta brangkas berukuran sedang didalamnya berisi dua surat kepemilikan kendaraan, sertifikat rumah dan perusahaan,”ungkapnya.

Berdasarkan dari laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Hingga akhirnya, keberadaan pelaku FES alias Ari dan AH dapat diketahui dan dilakukan penangkapan terhadap keduanya.

“Kedua pelaku, kini ditahan di Rutan Mapolresta Bandarlampung dan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 penjara,”terangnya.

Dari pemeriksaan awal, lanjut Kompol Denis, pelaku FES alias Ari dan AH mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di rumah Pamen Polda Lampung Oktober 2022 lalu. Tidakhanya itu saja, keduanya merupakan kawanan pencuri spesialis rumah mewah kelompok Johar alias Jo (54), warga Kabupaten Way Kanan, Lampung yang sudah lebih dulu ditangkap Polres Cirebon Kota, Jawa Barat belum lama ini.

“Kedua pelaku mengaku dihubungi pelaku Johar untuk ikut melakukan aksi pencurian di rumah korban. Bahkan kedua pelaku juga, membuang brankas ke sungai di areal perkebunan Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Untuk barang bukti brangkas, masih dilakukan pencarian,”kata dia.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan dan catatan kepolisian, pelaku FES alias Ari ini adalah residivis kasus hilangnya ribuan lembar notice pajak milik Samsat Kabupaten Way Kanan tahun 2015 lalu dan menjalani hukuman satu tahun penjara. Sementara pelaku Johar, pernah terlibat kasus pencurian di Kabupaten Pringsewu tahun 2017 lalu.

 

“Kasusnya masih kami kembangkan, dengan menggali keterangan dari kedua pelaku tersebut. Kami menduga, ada TKP lain aksi kejahatan yang dilakukan pelaku FES dan AH bersama pelaku Johar Cs di wilayah hukum Polresta Bandarlampung,”tandasnya.