Beranda Hukum Kriminal Dua Penjambret Istri Polisi Ditangkap saat Asyik Nyabu di Hotel

Dua Penjambret Istri Polisi Ditangkap saat Asyik Nyabu di Hotel

665
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Bachtiar (23) dan Jundi (32), buron polisi dalam kasus penjambretan terhadap istri polisi di Polda Lampung, ditangkap saat asyik mengisap sabu-sabu di Hotel Patra Sari depan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Sabtu 1 September 2018 siang lalu.

Warg Jalan Kapten Abdul Haq, Gang Banten, Rajabasa, Bandarlampung dan warga Kampung Baru, Kelurahan Bumi Manti, Rajabasa, Bandarlampung itu pun kemudan digelandang ke Lampung untuk disel.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruly Andi Yunianto, mengatakan Bachtiar dan Jundi merupakan pelaku  penjambretan terhadap korban istri anggota polisi yang terjadi di dalam bus Trans Lampung saat berhenti di Trafiqlight Jalan Urip Sumoharjo dan Baypas Way Halim, pada senin 24 Agustus 2018 lalu.

“Kedua pelaku ditangkap bersama tiga pelaku lain spesialis jambret penumpang bus di Jakarta.  Bachtiar dan Jundi ini adalah DPO dan TO kami. Sementara untuk tiga pelaku lainnya, sudah kita serahkan ke Polres Jakarta Timur,”ujarnya, Selasa 4 Sepetember 2018.

Para pelaku tersebut, kata AKBP Ruly Andi Yunianto, berhasil dibekuk petugas saat sedang berada di Hotel Patra Sari tepatnya di depan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu 1 September 2018 siang lalu.

“Saat ditangkap, para pelaku sedang asik pesta narkoba mengkonsumsi sabu-sabu di salah satu kamar hotel tersebut,”ungkapnya.

Dikatakannya, selain kedua pelaku tersebut, pihaknya terlebih dulu menangkap pelaku Aditya Helsa (24), warga desa Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan taklama setelah kejadian aksi penjambretan. Para pelaku tersebut, merupakan sepesialis jambret yang kerap beraksi di beberapa TKP di Ibu Kota.

“Modusnya, mereka beraksi pakai mobil, lalu ada beberapa pelaku yang naik mencari target calon korbannya. Setelah target didapat, pelaku langsung merampas tas serta barang berharga lainnya milik korban,”jelasnya.

Loading...