Beranda Hukum Kriminal Dua Penodong Bersenjata Badik di Tempat Wisata Way Lalaan Dibekuk Polisi

Dua Penodong Bersenjata Badik di Tempat Wisata Way Lalaan Dibekuk Polisi

783
BERBAGI
Dua penodong di tempat wisata Air Terjun Way Lalaan, Kotaagung Timur, Tanggamus ditangkap polisi, Kamis (9/1/2020). Foto: Humas Polres Tanggamus

TERASLAMPUNG.COM — UR (33) dan SH (35), dua pria warga Pekon Kampung Baru Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus dibekuk petugas Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus, Kamis (9/1/20) dini hari karena diduga kuat memalak pengunjung di tempat wisata Way Lalaan dengan badik.

Kedua pelaku ditangkap karena menodong dengan badik seorang pengunjung tempat wisata air terjun Way Lalaan, Kotaagung Timur.

“Kedua pelaku ditangkap dinihari tadi sekitar pukul 03.00.Wib di rumahnya masing-masing,” kata AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto,Kamis, 9 Januari 2020.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit Handphone Merk Vivo Y91C warna biru dan senjata tajam golok panjang 35 serta 1 kota Handphone Vivo Y91C yang diserahkan korban saat melapor.

Selain menangkap dan mengamankan barang bukti tersebut, Tekab 308 Polres Tanggamus juga memburu seorang pelaku lain berinisial RD.

“Berdasarkan pengakuan dua tersangka yang sudah ditangkap, mereka melakukan kejahatan tersebut bertiga dengan RD,” kata AKP Edi Qorinas.

Menurutr AKP Edi Qorinas, kedua pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing berdasarkan laporan tanggal 12 Juni 2019 atas nama korbannya Adi Kurnianto (26) mahasiswa asal Belitang Mada Raya Kabupaten Oku Timur.

Kedua pelaku ditangkap setelah Polres Tanggamus menerima laporan dari korban. Polres Tanggamus kemudian melakukan penyelidikan laporan korban. Lalu Tekab 308 mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku yang melakukan penodongan di lokasi Wisata Air Terjun Way Lalaan Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus.

“Mendapatkan informasi tersebut Tekab 308 melakukan penyelidikan informasi tersebut, lalu melakukan penangkapan dua dari tiga pelaku tanpa perlawanan,” bebernya.

Dalam melalukan aksinya, kata AKP Edi, pelaku yang menggunakan cadar warna biru dengan modus penodongan yang sebelumnya menghadang korban yang sedang bersama 3 rekannya hendak menuju ke air terjun ke 2 Way Lala’an.

Pelaku UR berperan menodongkan sebilah golok ke leher korban dan pelaku SH menodongkan sajam jenis pisau ke paha korban, sedangkan DPO RD mengawasi situasi seputaran.

“Setelah korban merasa takut, lalu pelaku UZ dan SA merampas 4 unit handphone milik para korban, lali setelah itu para pelaku melarikan diri ke arah atas hutan Way Lala’an,” jelasnya.

Handphone tersebut diantaranya berupa handphone merk Vivo Y91C, Xiomi 6A, Oppo A71 dan Oppo F1S. “Akibat Curas tersebut korban mengalami kerugian 4 handphone senilai Rp. 6 juta,” tegasnya.

Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut. “Atas kejahatannya, keduanya terancam pasal 365 KUHPidana, ancaman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Pelaku UZ dalam penuturannya mengakui bahwa dia yang menodongkan golok kepada korban, dan pelaku SA mengakui dia yang menodongkan pisau.

Menurut SA awalnya ia hendak ke kebun dan mengajak UZ dan RD, setelah melihat para korban sehingga timbulah niat melakukan penodongan itu.

“Saya yang mengajak mereka, hasilnya saya dapat handphone Vivo yang saya pakai sendiri. Handphone lainnya dibawa oleh kedua teman saya,” ucap SA dihadapan penyidik.

Sementara berdasarkan keterangan korban, dua pelaku sempat memukul menggunakan sepatu bahkan mendorong kepalanya ke tanah hingga penodongan menggunakan senjata tajam.

“Setelah mereka memukul kami, kami berusaha bernegosiasi dengan memberikan uang Rp. 250 ribu tapi mereka menolak langsung menodong menggunakan golok dan pisau. Lalu merampas 4 handphone kami,” kata korban saat melapor ke Polres Tangggamus.

Polres Tanggamus

Loading...