Beranda Hukum Kriminal Dua Perampok yang Ditangkap Anggota Polres Tulangbawang Ternyata Masih Berstatus Pelajar

Dua Perampok yang Ditangkap Anggota Polres Tulangbawang Ternyata Masih Berstatus Pelajar

660
BERBAGI
Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadi Wibowo (tengah) didampingi Kasat Reskrim, AKP Donny Kristian Bara’langi (kanan) dan Kasubag Humas, AKP Ade Irma Sudarto (kiri) menunujukkan barang bukti yang disita dari dua pelajar pelaku perampokan.

Zainal Asikin |Teraslampung.com

TULANGBAWANG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang (Tuba) meringkus dua dari lima pelaku perampokan spesialis mobil berinisal SJ (15) dan AF (13). Kedua tersangka yang ditangkap tersebut, masih berstatus pelajar.

Polisi menangkap keduanya, di daerah Kampung Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nyunyai, Lampung Tengah, Kamis (19/10/2017) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadi Wibowo mengatakan, kedua tersangka berinisial SJ dan AF tersebut, merupakan anggota komplotan pelaku perampokan dengan sasaran mobil. Petugas menangkap keduanya, di daerah Kampung Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nyunyai, Lampung Tengah, Kamis (19/10/2017) lalu sekitar pukul 11.30 WIB.

“Tersangka SJ dan AF yang ditangkap masih berstatus pelajar, keduanya adalah sebagai komplotan perampokan spesialis mobil yang sudah beberapakali beraksi di wilayah Tulangbawang. Dari keterangan kedua tersangka, perampokan tersebut dilakukan bersama tiga rekannya,”ujarnya, Jumat (20/10/2017).

Menurutnya, penangkapan kedua tersangka, taklama berselang setelah korban Ariyanto (22), warga Kampung Kedaung, Kecamatan Pardasuka, melaporkan kasus perampokan mobil yang dialaminya ke Mapolres Tulangbawang, pada Kamis (19/10/2017) pagi.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti serupa satu buah BPKB mobil pickup L300 warna hitam BE 9946 NJ, atas nama kepemelikan di STNK Bayu Yosi Exvandi dan dua ikat tali sepatu warna putih yang dipakai tersangka untuk mengikat korban.

Mantan Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Lampung ini mengutarakan, tersangka SJ dan AF bersama ketiga rekannya, terakhir kali melakukan aksi perampokan mobil pikap  L300 Be 9946 NJ milik korban Ariyanto saat korban bersama temannya, Rahmat Taufik Hidayat (21), warga Kampung Sukaraja 4, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, melintas di Jalan Lintas Timur Kampung Astra Kestra, Kecamatan Menggala, Tulangbawang Kamis dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

“Pelaku yang berjumlah lima orang menghadang mobil yang dikendarai Ariyanto di tengah jalan dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam. Saat kejadian, korban dalam perjalanan pulang dari arah Palembang menuju Bandarlampung,”ungkapnya.

Setelah itu, kata Raswanto, para pelaku membawa korban ke belakang pabrik PT Sinar Laut Lampung Tengah. Lalu para pelaklu, mengikat kedua korban dengan tali sepatu dan mulut korban disumpal dengan kain. Bahkan para pelaku juga, membuang korban di semak-semak dan pelaku melarikan diri dengan membawa mobil pikap  L300 milik korban.

“Beruntungnya kedua korban tersebut berhasil menyelamatkan diri, lalu keduanya melaporkan kejadian perampokan yang dialaminya ke Mapolres Tulangbawang. Petugas langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap tersangka SJ dan AF bersama barang bukti,”jelasnya.

Dikatakannya, untuk mengungkap kasus tersebut, petugas masih mengembangkan kasusnya memburu pelaku perampok lainnya yang sudah diketahui identitasnya dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Akibat perbuatannya, tersangka SJ dan AF harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tulangbawang. Keduanya dijerat Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHP Tentang Pencurian Dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun.