Beranda Teras Berita Dua Remaja di Bawah Umur Jadi Tersangka Pembunuhan Perempuan Hamil

Dua Remaja di Bawah Umur Jadi Tersangka Pembunuhan Perempuan Hamil

373
BERBAGI

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDAR LAMPUNG – Jajaran Subdit III Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampungberhasil mengungkap pelaku pembunuhan Herlina, seorang perempuan hamil yang ditemukan tewas pada Sabtu (30/8) lalu di Tanjakan pematang Emas dusun seribu, Desa Gebang, Kecamatan Padangcermin Kabupaten Pesawaran.  Mayat Herlina (30), warga Kota karang, Kecamatan Telukbetung Timur, ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kepala sudah menjadi tengkorak serta kaki dan tangan sebagian hilang.

Menurut polisi, pelaku utama kasus pembunuhan tersebut adalah Agung Supratyitno (20), warga Pesawaran. Agus dibantu tiga pelaku lain– dua di antaranya masih di bawah umur.

Kasubdit III Krimum Polda Lampung Kompol Ruly Andi Yunianto mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan tersebut setelah pihaknya mendapatkan laporan dari Polres Lamsel yang menemukan sesosok mayat tanpa identitas yang telah membusuk.

“Karena kasus tersebut menonjol, maka kami ambil alih dan kami mulai penyelidikannya,” kata Ruly, Selasa (9/9).

Selain mengamankan pelaku utama, kata Ruly, pihaknya juga membekuk tersangka SPR (15) yang berperan membantu pelaku utama, Agung Suprayitno (20), menguburkan mayat dan membantu menjualkan handphone milik korban.

“Selain itu, ada SN (12 tahun), yang  berperan membeli HP korban, dan tersangka STR (17) yang berperan menerima titipan sepeda motor milik korban yang sudah diubah catnya menjadi warna putih oleh Agung,”kata dia.

Menurut  Ruly, Agung tertangkap di daerah Kotabumi, Lampung Utara, saat menginap di rumah rekannya. Saat kami tangkap  pelaku sempat tidak mau mengaku. “Tetapi setelah kami menunjukkan sepeda motor korban yang sudah berganti cat warna di daerah Pringsewu, pelaku  tidak bisa berkelit lagi. Petugas langsung membawanya ke Mapolda Lampung tanpa perlawanan,” kata Ruly.

Ruly menuturkan, saat ditemukan,  mayat dalam kondisi mengenaskan. Pergelangan tangan mayat sudah hilang, diduga dimakan binatang.

“Dari hasil pemeriksaan, korban ditengarai dibunuh pacar gelapnya sendiri bernama Agung Supratyitno. Korban mengaku dirinya telah hamil dan minta pertanggungjawaban pada tersangka. Sebelum terjadi pembunuhan, Ssmpat terjadi perang mulut antara dua pasangan kekasih ini karena Agung menolak lantaran sudah punya istri dan anak,” kata Ruli.

Karena ditolak lalu korban marah-marah sehingga membuat tersangka mencekik leher dengan kedua tangannya hingga korban tewas. “Kemudian pelaku utama mengajak tersangka SPR yang masih anak-anak untuk membantu menguburkan mayat,” ujarnya.

Tersangka SPR mencangkul tanah untuk mengubur mayat. Namun, karena tanah keras, mayat kemudian hanya ditutupi rerumputan. Sebelum pergi, SPR menghantamkan batu di bagian kepala korban.

 Kini pelaku Agung berikut barang buktinya berupa satu unit honda beat beserta STNK, satu buah hp milik korban dan satu buah cangkul telah disita polisi sebagai barang bukti.

Polisi akan menjerat Agung dengan Pasal 365 dan 339 KUHP dengan ancaman paling lama 15 tahun. Sedanhkan tiga tersangka lainnya akan dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman penjara paling lama empat tahun penjara.

“Untuk para remaja yang dibawah umur tidak kami lakukan penahanan, hanya dikenakan wajib lapor, tapi proses hukum tetap berjalan,” kata Ruly.

Loading...