Beranda Ruwa Jurai Tulangbawang Dua Remaja Perakit dan Pemilik Senpi Ilegal Dibekuk Tekab 308 Polres Tuba

Dua Remaja Perakit dan Pemilik Senpi Ilegal Dibekuk Tekab 308 Polres Tuba

665
BERBAGI
Barang bukti yang disita Tim Tekab 308 Polres Tulangbawang dari kedua remaja pembuat dan pemilik senpi rakitan berinisial AA (17) dan WI (22).
Barang bukti yang disita Tim Tekab 308 Polres Tulangbawang dari kedua remaja pembuat dan pemilik senpi rakitan berinisial AA (17) dan WI (22).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TULANGBAWANG-Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang (Tuba), meringkus dua orang remaja diduga sebagai perakit (pembuat) senjata api dan pemilik senjata api rakitan. Polisi menangkap kedua tersangka di Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang, Kamis 29 Maret 2018 sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedua remaja pembuat dan pemilik senpi rakitan yang ditangkap tersebut berinisial AA (17), warga Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang dan WI (22), warga Agungdalam, Kecamatan Banjarmargo. Tulangbawang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang, AKP Dony Kristian Bara’langi mengatakan, kedua tersangka berinisial WI dan AA, ditangkap di Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung, pada Kamis 29 Maret 2018 sekitar pukul 12.00 WIB.

“Penangkapan kedua tersangka, karena diduga sebagai perakit (pembuat) senjata api rakitan dan sekaligus memiliki senjata api rakitan,”ujarnya kepada teraslampung.com, Jumat 30 Maret 2018.

Dari penangkapan kedua tersangka, disita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta dua butir amunisi aktif jenis FN dan sejumlah barang bukti lain yakni berbagai alat yang digunakan tersangka untuk membuat senjata api rakitan tersebut.

Dony mengungkapkan, penangkapan tersangka WI dan AA, berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyatakan adanya dua orang yang memiliki senjata api ilegal. Atas informasi itu, langsung dilakukan penyelidikan dan petugas mendapati ciri-ciri dua orang yang dimaksud. Saat itu juga langsung dilakukan penangkapan terhadap keduanya saat berada di Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang.

“Dari penggeledahan tersangka AA, kami temukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut peluru aktif jenis FN yang diselipkan tersangka di pinggang sebelah kanan. Selanjutnya, kami lakukan pengembangan dengan menggeledah rumah tersangka WI,”ungkapnya.

Hasil penggeledahan di rumah tersangka WI, kata Dony, ditemukan empat buah bahan silinder untuk membuat senpi rakitan, satu buah kayu berbentuk amunisi FN untuk membuat silinder senpi rakitan, tiga buah obeng, dua buah gunting, satu buah tombak, tiga bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang 15 centimeter dan sebilah pedang bergagang dan bersarung kayu warna hitam dan lainnya.

“Kedua tersangka dan barang bukti, saat ini diamankan di Mapolres Tulangbawang dan masih dilakukan pemeriksaan guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,”terangnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senjata api ilegal, dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun.