Beranda News Anakidah Dua Tersangka Begal Dibekuk Polisi saat Pura-Pura Baca Koran

Dua Tersangka Begal Dibekuk Polisi saat Pura-Pura Baca Koran

398
BERBAGI

BANDARLAMPUNG — Cerita tentang begal di Lampung seolah tidak ada habisnya. Hampir tiap hari media massa di Lampung dihiasi cerita tentang pembegalan. Yang sering luput dari berita begal adalah cerita di balik penangkapan dan cara polisi mengekspose kasus begal.

Pembegalan sepeda motor yang terjadi di Jl. Mayor Salim Batubara, Bandarlampung pada 19 Juni 2016 lalu dengan tersangka Mulyadi (23) dan Jefri (20), misalnya. Kedua warga Jl. R.W. Monginsidi Bandarlampung itu, menurut Kapolsek Telukbetung Utara, ditangkap polisi beberapa saat setelah kejadian ketika mereka pura-pura membaca koran.

“Mulyadi dan Feri ditangkap usai melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap korban M Ikbal di Jalan MS Batubara, Kelurahan Kupang Teba pada Minggu (19/6/2016) lalu. Saat akan ditangkap, Mulyadi dan Feri ini berpura-pura membaca koran di rumah tersangka Feri di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Talang, Telukbetung Selatan,”kata Kapolsekta Telukbetung Utara, Kompol Sugiyanto, Jumat (15/7/2016).

“Saat beraksi, kedua tersangka menodong korbannya dengan senjata tajam golok. Bahkan tersangka juga, tidak segan-segan melukai korbannya,” imbuhnya.

Bukan hanya soal begal yang pura-pura baca koran saat hendak ditangkap yang bikin pembaca mesem. Cara Polsek Telukbetung Utara mengekspose kasus itu juga tak kalah lucu : pelaku ditangkap hampir sebulan lalu, tapi baru hari ini (15/7/2016) diekspose.

Kompol Sugiyanto tidak menjelaskan alasan kenapa baru sekarang kasus itu diekspose. Dalam ekspose Jumat (15/7), ia hanya membeberkan soal proses penangkapan yang dilakukan anak buahnya pada 19 Juni 2016 lalu/

Dikatakannya, penangkapan kedua  tersangka, berawal saat tim Opsnal gabungan (Polsekta dan Polresta) berpatroli di Jalan MS Batubara, Kelurahan Kupang Teba. Petugas mendapati adanya kerumunan warga, di tempat itu baru terjadi aksi pencurian dengan kekerasan (curas).

“Setelah meminta keterangan dari korban dan warga, tim Opsnal langsung melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku,”ujarnya.

Saat dalam penyelidikan, kata Sugiyanto, petugas mendapati ciri-ciri sepeda motor yang di pakai pelaku curas terparkir di salah satu rumah di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Talang, Telukbetung Selatan. Di depan rumah tersebut, ada dua orang diketahui bernama Mulyadi dan Feri yang sedang membaca koran. Keduanya adalah pelaku curas yang kabur usai beraksi, saat itu juga dilakukan penangkapan.

“Tersangka Mulyadi berusaha melarikan diri, petugas melumpuhkan tersangka dengan dua butir timah panas di kakinya,”ujarnya.

Sugiyanto mengutarakan, modus pembegalan sepeda motor yang dilakukan tersangka Mulyadi dan Jefri, dengan cara menodongkan senjata tajam kepada korban dan salah satu korbannya adalah M Ikbal. Korban saat itu mengendarai sepeda motor berboncengan bersama rekannya Rizki melintas di Jalan MS Batubara, Kelurahan Kupang Teba.

“Tiba-tiba korban didatangi kedua tersangka, Mulyadi dan Jefri dari arah belakang. Kedunya memepet motor korban, lalu menodongkan golok kearah korban dan menyuruh korban untuk menghentikan sepeda motornya,”ujarnya.

Korban, kata Sugiyanto, tidak mau berhenti dan tetap memicu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Korban dan tersangka, sempat terjadi kejar-kejaran. Karena merasa ketakutan, korban meninggalkan sepeda motornya di pinggir jalan lalu melarikan diri masuk ke sebuah gang.

“Mulyadi dan Jefri berusaha akan  membawa motor korban, tapi gagal karena kunci motornya dibawa korban. Selain itu juga, kedunya dipergogi warga dan mereka hanya membawa Helm dan charger ponsel milik korban,”terangnya.

Zainal Asikin/TIM Teraslampung

Loading...