Dua Tersangka Komplotan Spesialis Pencuri Mobil Truk Ditembak

  • Bagikan
Kapolresta Bandarlampung AKBP Murbani Budi Pitono bersama Kasat Reskrim Kompol Deden Heksaputra bersama tim Tekab 308 saat menunjukkan barang bukti kunci lettr T yang digunakan kedua tersangka spesialis pencurian mobil, Minggu (4/12/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, membekuk dua tersangka komplotan spesialis pencuri mobil Truk, Picukp dan Box, pada Rabu (30/11/2016) lalu sekitar pukul 04.30 WIB di tempat berbeda. Polisi melumpuhkan keduanya dengan timah panas, karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

Kedua tersangka yang ditangkap tersebut adalah, Dedi Irawan alias Kidel (35) warga Perumahan Griya Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan dan Taufik als buduk (27) warga Kelurahan Pidada, Panjang.

Kapolresta Bandarlampung, AKBP Murbani Budi Pitono didampingi Kasat Reskrim, Kompol Deden Heksaputra mengatakan, tersangka Dedi dan Taufik, adalah komplotan spesialis pencurian mobil jenis truk, box dan pick-up. Penangkapan tersangka, berawal dari adanya informasi yang didapat petugas mengenai tempat persembunyian mobil curian.

Dari informasi tersebut, kata Murbani, dilakukan penyelidikan dan petugas menangkap tersangka Dedi saat membawa mobil box BE 9497 B milik Rakino Wijaya. Mobil tersebut, hilang dicuri saat di parkirkan di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Keteguhan, Telukbetung Barat, pada Selasa (29/11/2016) lalu.

“Tersangka Dedi, akan menjual mobil tersebut ke penadahnya di daerah Tegineneng, Pesawaran. Tersangka Dedi juga mengaku, aksi pencurian itu dilakukan bersama rekannya Taufik,”ujarnya, Minggu (4/12/2016).

Dikatakannya, mendapat keterangan dari tersangka Dedi, selanjutnya petugas melakukan penangkapan Taufik. Tersangka ditangkap, saat berada di daerah eks lokalisasi Pemandangan, Panjang.

“Saat ditangkap, kedua tersangka melakukan perlawanan dan berusaha akan melarikan diri. Petugas mengambil tindakan tegas, keduanya dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya,”terangnya.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti hasil curian berupa, satu unit mobil Bok jenis pickup warna biru BE 9497 B, sepasang plat kendaraan BE 2377 YE, satu lembar STNK motor Honda NC BE 4652 DS, satu buah STNK mobil Isuzu/NKR 71 HD E2-2 warna putih kombinasi BE 9858 CL, tiga buah kartu ATM bank Mandiri, dua buku tabungan Bank Mandiri milik Dedi Irawan dengan saldo penarikan Rp 100 Juta hingga Rp 140 juta rupiah dan Mustika Winter.

“Selain barang bukti hasil curian, petugas juga menyita kunci letter T bersama dua anak kuncinya. Alat tersebut, yang digunakan kedua tersangka untuk mencuri mobil dengan merusak kunci pintu mobil dan kunci kontak mobil,”ujarnya.

Menurutnya, selain kedua tersangka, aksi pencurian tersebut melibatkan tersangka lain berinisial CD dan TR. Saat ini keduanya masih dalam pencarian petugas, dan keduanya sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

  • Bagikan