Dua Tersangka Pencuri Ini Incar Mobil Penjual Tahu Bulat

  • Bagikan
Kapolresta Bandarlampung AKBP Murbani Budi Pitono mengintrogasi dua tersangka pencurian mobil, Dedi (kiri) dan Taufik (kanan).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Dua tersangka spesialis pencurian mobil truk, boks, dan pikap –Dedi dan Taufik — selama ini mencari target sasaran pencurian mobil milik korban penjual tahu bulat. Hal itu terungkap saat mereka diinterogasi di Polresta Bandarlampung, Minggu (4/12/2016).

“Baru kali ini saya mencuri mobil, dan saya juga masih coba-coba,” kata Dedi.

Dedi menuturkan, saat mencuri mobil box di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Keteguhan, Telukbetung Barat. Mobil hasil curian itu, belum sempat dijual. Alasannya, ia belum mengetahui siapa pembelinya dan baru mau mencarinya.

“Saat ditangkap polisi, saya lagi mau cari orang siap yang mau membeli dan menampung mobil hasil curian tersebut,” katanya.

Namun, pernyataan tersangka Dedi dan Taufik berubah dan mengakui, bahwa keduanya tidak hanya sekali saja melakukan pencurian mobil. Keduanya mengaku, sudah tiga kali melakukan pencurian mobil. Dari aksi pencuriannya tersebut, salah satu sasarannya adalah mobil milk penjual tahu bulat.

“Ya selain mobil truk, pickup dan box, saya juga pernah mencuri mobil milik penjual tahu bulat, mobil itu di jual ke daerah Gading Rejo, Pringsewu,”kata Dedi dan diamini juga tersangka Taufik.

Menurutnya, mobil hasil curian tersebut, ia serahkan dengan kedua rekannya berinisial CD dan TR yang saat ini belum tertangkap untuk menjualnya.

“Teman saya CD dan TR yang menjual mobilnya. Informasi yang saya dapat, mobil itu, sudah dijual sebesar Rp 30 juta. Tapi sama sekali, saya belum dapat bagian uangnya,”ungkapnya.

Dedi juga mengakui, bahwa dirinya sempat menjalani hukuman pidana penjara karena kasus pencurian pada tahun 2014 lalu.

Diketahui, Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, membekuk dua tersangka komplotan spesialis pencuri mobil Truk, Pickup dan Box, pada Rabu (30/11/2016) lalu sekitar pukul 04.30 WIB di tempat berbeda. Polisi melumpuhkan kedua tersangka, dengan timah panas karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

Kedua tersangka yang ditangkap tersebut adalah, Dedi Irawan alias Kidel (35) warga Perumahan Griya Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan dan Taufik als buduk (27) warga Kelurahan Pidada, Panjang.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti hasil curian berupa, satu unit mobil Bok jenis pickup warna biru BE 9497 B, sepasang plat kendaraan BE 2377 YE, satu lembar STNK motor Honda NC BE 4652 DS, satu buah STNK mobil Isuzu/NKR 71 HD E2-2 warna putih kombinasi BE 9858 CL, tiga buah kartu ATM bank Mandiri, dua buku tabungan Bank Mandiri milik Dedi Irawan dengan saldo penarikan Rp 100 Juta hingga Rp 140 juta rupiah dan Mustika Winter.

Selain barang bukti hasil curian, petugas juga menyita kunci letter T bersama dua anak kuncinya yang digunakan kedua tersangka untuk mencuri mobil.

  • Bagikan