Beranda Hukum Kriminal Dua Tersangka Perampok Asal Lamtim dan Lamsel Ditembak Polisi

Dua Tersangka Perampok Asal Lamtim dan Lamsel Ditembak Polisi

4287
BERBAGI
Salah satu tersangka perampok yang ditembak petugas Polres Lampung Timur.

Zainal Asikin|teraslampung.com

LAMPUNG TIMUR–Satreskrim Polres Lampung Timur, menghadiahi timah panas di kaki kedua tersangka perampok yang melakukan perampokan di Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur beberapa hari lalu. Polisi menangkap kedua tersangka di dua lokasi berbeda, pada Rabu (3/8/2016).

Kedua tersangka perampokan yang ditangkap tersebut, Darmadi alias Adi (36) warga Desa Buktirajaro, Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur dan Budi Santoso (34) warga Desa Ketapang, Lampung Selatan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Ipru Andreas mengatakan, tersangka Darmadi dan Budi, merupakan pelaku perampokan yang menggasak uang Rp 200 juta, emas seberat 80 gram dan barang-barang lainnya milik korban Miswan di Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur, pada (25/7/2016) lalu.

“Kedua tersangka ditangkap di tempat dan waktu berbeda, Darmadi ditangkap di tempat di daerah Metro. Sedangkan Budi, ditangkap di rumahnya di daerah Ketapang, Lampung Selatan,”ujar Andreas, Rabu (3/8/2016) sore.

Menurutnya, petugas awalnya menangkap tersangka Darmadi pada Selasa (2/8/2016) kemarin, dari keterangan Darmadi petugas kembali menangkap tersangka Budi di rumahnya Rabu (3/8/2016) dini hari.

Dikatakannya, pada saat dilakukan penangkapan, kedua tersangka melakukan perlawanan aktif kepada petugas dan berusaha melarikan diri. Terpaksa petugas melumpuhkan keduanya, dengan timah panas di kakinya.

“Dari penangkapan kedua tersangka, disita barang bukti beberapa bungkus rokok yang diambil para pelaku dari dalam toko korban, dan senjata api mainan yang digunakan untuk beraksi,”terangnya.

Selain kedua tersangka, kata Andreas, masih ada tiga tersangka lain yang belum tertangkap. Mereka merupakan satu komplotan, saat ini masih dalam pengejaran petugas.

“Untuk identitas tiga tersangka yang belum tertangkap, sudah kami kantongi,”jelasnya.

Untuk Pasal yang disangkakan, Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun.

Diberitakan sebelumnya, aksi kawanan perampok bersenjata api dan senjata tajam, menyatroni rumah Miswan (60) di Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur, Senin (25/7/2016) dinihari lalu sekitar pukul 03.50 WIB.

Dari dalam rumah korban, para pelaku berhasil menggasak uang Rp 200 juta, emas seberat 80 gram, dua unit telepon genggam dan beberapa jenis rokok dari dalam warung.
Para pelaku perampokan, masuk kedalam rumah korban melalui pintu belakang.

Sebelum menggasak uang dan barang berharga milik korban, para pelaku melumpuhkan Miswan dan istrinya dengan menodongkan senjata api, memukul serta mengikat kedua korban dengan kain.
Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Labuhanratu.