Beranda Ruwa Jurai Tanggamus Duel Maut, Satu Warga Ulubelu Tanggamus Tewas Bersimbah Darah

Duel Maut, Satu Warga Ulubelu Tanggamus Tewas Bersimbah Darah

569
BERBAGI
Petugas Polsek Pulau Panggung, Tanggamus bersama warga saat mengevakuasi jasad korban, Asman Hadi (45) di kebun tidak jauh dari rumahnya yang tewas setelah duel maut dengan tetangganya. (foto: Ist)
Petugas Polsek Pulau Panggung, Tanggamus bersama warga saat mengevakuasi jasad korban, Asman Hadi (45) di kebun tidak jauh dari rumahnya yang tewas setelah duel maut dengan tetangganya. (foto: Ist)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TANGGAMUS — Perkelahian yang dipicu lantaran ayam memakan padi yang sedang dijemur, dua warga Ulubelu, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Asman Hadi (45) dan tetangganya Kasmiri (42) harus duel maut dan saling serang menggunakan senjata tajam, pada Sabtu 15 September 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibat perkelahian tersebut, Asman Hadi tewas bersimbah darah akibat terkena tusukan di bagian dada sebelah kiri dan paha oleh Kasmiri. Sementara Kasmiri, mengalami luka bacokan di kepala dan saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pringsewu.

Pasca kejadian itu, Petugas Polsek Pulau Panggung segera mengamankan lokasi kejadian perkara dan membawa Kasmiri ke Rumah Sakit. Kemudian, petugas langsung melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Selain itu juga, aparat kepolisian segera berkoordinasi dengan Uspika setempat dan tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda setempat agar tidak terjadi adanya provokasi yang dapat menimbulkan kericuhan.

“Ya benar, dan alhamdulilah pasca kejadian itu situasinya kondusif. Hasil koordinasi dengan semua pihak, menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada kepolisian. Saya juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi yang dapat merugikan bersama,”kata Kapolsek Pulau Panggung, AKP Budi Harto, Minggu 15 September 2018.

AKP Budi Harto mengutarakan, peristiwa tersebut, diduga hanya lantaran masalah sepele dan hal itu berdasarkan dari keterangan sejumlah saksi. Awalnya, korban Asman Hadi ini menjemur padi hasil panennya didepan halaman rumahnya, Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Kemudian beberapa ekor ayam milik tetangganya, Kasmari memakan padi yang tengah dijemur itu. Merasa kesal, saat itu juga ayam tersebut langsung dilempar oleh korban Asman.

“Merasa tidak puas, korban Asman mendatangi rumah Kasmiri dan terjadilah cek-cok mulut diantara keduanya. Hingga terjadi perkelahian, dan keduanya saling bacok menggunakan senjata tajam lalu Asman yang mengalami luka melarikan diri,”ujarnya.

Salah seorang warga setempat yang melihat adanya kejadian perkelahian tersebut, kata AKP Budi Harto, langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Pulau Panggung. Mendapat laporan itu, saat itu juga petugas menuju ke lokasi kejadian dan melakukan pencarian terhadap keduanya dengan dibantu masyarakat setempat.

“Saat dalam pencarian, kami temukan korban Asman Hadi sudah terbujur kaku meregang nyawa di sebuah kebun yang berjarak sekitar 2 Km dari rumah korban. Korban meninggal dunia, lantaran kehabisan darah akibat luka tusuk di bagian dada sebelah kiri dan paha,”ungkapnya.

Dikatakannya, dalam kejadian itu, pihaknya telah mengamankan sebilah golok. Dalam perkara itu, pihaknya akan segera mungkin melakukan penyidikan namun setelah Kasmiri sembuh karena saat ini tengah menjalani perawatan medis akibat luka bacokan di kepala.

“Yang jelas, kami masih terus mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi. Setelah Kasmiri sembuh, baru akan kita periksa untuk dimintai keterangannya,”terangnya.

AKP Budi Harto menambahkan, pihaknya sekali lagi meminta dan menghimbau semua masyarakat Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus agar dapat saling menghormati dan menghargai serta hidup rukun bersama tetangga meski berbeda suku, agama dan lainnya. Karena perbedaan bukan segalanya, tapi kerukunan itulah yang utama dan harus terus dijaga.

“Harapannya, jika ada masalah agar kiranya dapat dibicarakan dengan kepala dingin jangan terbawa emosi dan dirembuk bersama-sama dengan pemerintah Pekon, Bahabinkamtibmas dan Bhabinsa. Sehingga, tidak terjadi kembali adanya peristiwa seperti itu terulang kembali,”pungkasnya.

Loading...