Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Dugaan Pencemaran Sungai, DLH Bandarlampung akan Tegur Toko Mitra Depo

Dugaan Pencemaran Sungai, DLH Bandarlampung akan Tegur Toko Mitra Depo

600
BERBAGI
Kepala Seksi Penegakan Hukum Lingkungan DLH Bandarlampung, Ahmad Wahyudi,

TERASLAMPUNG.COM — Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLH) Bandarlampung akan melayangkan surat teguran kepada Toko Mitra Depo karena belum memiliki izin lingkungan.

“Kesimpulan kami hasil turun lapangan tanggal 16 Juni 2020, setelah kami tanyakan Toko Mitra Depo belum memiliki izin lingkungan. Teguran kepada Mitra Depo prosesnya sudah di meja pimpinan kalau sudah selesai, surat teguran kami antar ke Mitra Depo,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Hukum Lingkungan (DLH) Ahmad Wahyudi, Selasa 23 Juni 2020.

Menurutnya, setelah teguran dilayangkan dan tidak diindahkan oleh pihak Mitra Depo, Dinas Lingkungan Hidup akan melayangkan surat berikutnya yaitu Paksaan Pemerintah.

“Paksaan pemerintah itu tergantung yang dilanggar, kalau dia tidak punya izin berarti dia harus buat izin. Kalau dia tidak punya Instalasi Pembuangan Limbah (Ipal) serta Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) dia harus buat,” jelas Ahmad Wahyudi.

Sebelumnya, pada tanggal 13 Juni 2020 warga Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton berhasil menemukan sumber limbah berwara yang selama ini mengalir di kali Penengahan.

Setelah ditelusuri sumber air berwarna tersebut bersumber dari gudang cat milik Toko Mitra Depo yang berada di jalan Teuku Umar, Kedaton.

Dandy Ibrahim

Loading...