Beranda Politik Dukung Ridho-Bachtiar dan Zainal-Yusrizal, Ketua PK Golkar Kotabumi Selatan Mengundurkan Diri

Dukung Ridho-Bachtiar dan Zainal-Yusrizal, Ketua PK Golkar Kotabumi Selatan Mengundurkan Diri

225
BERBAGI
Ketua Pengurus Kecamatan Kotabumi Selatan Partai Golkar Lampung Utara, ‎Mirza

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Ketua Pengurus Kecamatan Kotabumi Selatan Partai Golkar Lampung Utara, ‎Mirza, mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri Mirza  akan disampaikan ke DPD II Partai Golkar hari ini juga.

‎”Alasan pengunduran ini dikarenakan saya ingin fokus dalam memperjuangkan Ridho Ficardo dan Zainal Abidin dalam Pemilihan Gubernur Lampung dan Pemilihan Bupati Lampung Utara,” tutur Mirza sembari menunjukan surat pengunduran dirinya, Rabu (7/2/2018).

Mirza mengatakan, perbedaan pilihan inilah yang membuatnya secara bulat memilih mundur dari Ketua PK. Seperti yang diketahui, dalam Pilgub dan Pilbup, Partai Golkar mengusung Arinal Djunaidi (Bakal Calon Gubernur Lampung) dan Aprozi Alam (Bakal Calon Bupati Lampung Utara).

Ia terpaksa mengambil keputusan ini dikarenakan ia tak ingin dianggap bermain dua kaki dalam Pilgub dan Pilbup mendatang. ‎Terlebih, ia memiliki hubungan emosional yang terbilang dekat dengan kedua jagoannya tersebut.

‎”Saya enggak mau dibilang orang yang bermain dua kaki. ‎Selama ini hubungan saya dengan beliau berdua (Ridho dan Zainal) cukup dekat,” jelasnya.

Menurut Mirza, surat pengundurannya ini akan ia sampaikan hari ini juga kepada pihak pengurus DPD II Partai Golkar. Ia berharap, keputusan yang diambilnya ini merupakan keputusan yang terbaik untuknya dan Partai Golkar.

“Siang ini juga surat ini akan saya sampaikan ke DPD. Semoga ini menjadi keputusan terbaik buat kita semua,” harapnya.

Menyikapi rencana pengunduran diri Mirza tersebut, Sekretaris DPD II Partai Golkar, Karzuli Ali mengatakan, hal itu merupakan hak asasi yang bersangkutan. Pihaknya tak dapat menolak rencana itu jika memang yang bersangkuta telah resmi mengundurkan diri.

Kendati demikian, ia mengaku belum menerima secara resmi surat pengunduran Mirza dari Ketua PK. Jika surat itu telah diterima maka yang bersangkutan ‎akan segera dinyatakan tak lagi sebagai Ketua PK dan akan dicarikan penggantinya.

“‎Tinggal nanti kita cari penggantinya. Kita adakan lagi musyawarah atau langsung ditunjuk Plt-nya (Pelaksana Tugas)” papar Karzuli.