Dwita Ria Merawat Nasionalisme lewat Sosialisasi Empat Pilar

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM, Bandarlampung- Ir. Dwita Ria Gunadi, Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra kembali menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan. Sesi kali ini, Srikandi Partai Gerindra tersebut memilih para perempuan yang tergabung dalam wadah Perempuan Indonesia Raya (PIRA).

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Rabu (3/2) bertempat di Lembah Batu, Sukadanaham, Bandarlampung. Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tersebut dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dwita Ria nyampaikan bahwa sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dilakukan sebagai mandat Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) pasal 5 huruf a dan huruf b, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ditugasi untuk memasyarakatkan Ketetapan MPR, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat di seluruh wilayah tanah air.

Dwita Ria menyatakan, pemasyarakatan empat pilar MPR RI juga selaras dengan upaya MPR RI untuk mewujudkan visi MPR yaitu “Rumah kebangsaan, pengawal ideologi pancasila dan kedaulatan rakyat. Dengan visi tersebut, MPR memiliki mandat konstitusional untuk menjembatani berbagai arus perubahan, pemikiran, serta aspirasi masyarakat dan daerah. sebagai lembaga negara pembentuk konstitusi, MPR akan mengawal ideologi Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD NKRI Tahun 1945.

Dwita Ria dalam sosialisasinya mengungkapkan bahwa sosialisasi 4 Pilar Ditengah pandemi Covid-19 ini sangat penting untuk merawat nasionalisme Bangsa.

“Sebab materi didalam sosialisasi yang saya sampaikan ini terdapat 4 Pilar kebangsaan yang menjadi tiang penyangga bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. disamping itu, bisa menjadi panduan bagi kita untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, dan sejahtera,” katanya.

Menurut Dwita Ria, cara menunjukan sikap Nasionalisme di masa pandemi Covid-19 saat ini, dapat dibuktikan dengan beberapa cara. Pertama, Adanya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat secara kolektif dalam mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker ketika keluar rumah, menghindari kerumuman, jaga jarak aman (physical distancing), cuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir atau hand sanitizer, dan mengonsumsi vitamin dan makanan yang bergizi.

Kedua, adanya kesadaran mematuhi berbagai ketentuan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Ketiga, mengikuti perkembangan berita terkait dengan kasus pandemi Covid-19 yang mengenai jumlah korban yang terpapar, sembuh dan meninggal pemberitaannya terus di-update oleh media TV dan media cetak.

“Jadi dalam menghadapi masalah pandemi Covid-19 diperlukan adanya jiwa nasionalisme dari seluruh bangsa Indonesia demi keberlangsungan hidup bersama” ungkap Anggota MPR 2 Periode tersebut.

Terakhir, Dwita Ria menegaskan bahwa Rasa nasionalisme penting dimiliki oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19. Jika di masa lalu seluruh komponen bangsa dengan rasa nasionalisme tinggi bersatu berjuang melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan, maka sekarang ini kita sebagai bangsa Indonesia dengan rasa nasionalisme tinggi pula harus bersatu melawan Covid-19″.

“Caranya dengan menerapkan berbagai protokol yang telah ditetapkan, terlebih ketika kita akan memasuki masa tatanan kehidupan baru. Karena, pada kenyataannya pandemi Covid-19 belum berakhir. Tanpa memiliki rasa nasionalisme tinggi yang didukung dengan kesadaran dan kedisiplinan tinggi pula sangat sulit kiranya melaksanakan new normal life secara baik,” tandasnya.

  • Bagikan