Beranda Hukum Narkoba Edarkan Sabu di Kalianda, Pria Ini Dibekuk Polisi di Tempat Kosnya

Edarkan Sabu di Kalianda, Pria Ini Dibekuk Polisi di Tempat Kosnya

374
BERBAGI
Barang bukti 10 paket kecil sabu-sabu siap edar, 14 plastik klip kecil bekas sabu, dua buah timbangan digital, satu pack plastik klip bening, seperangkat alat isap sabu (bong) dan satu unit ponsel yang disita dari tersangka Fiqri (45), warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Barang bukti 10 paket kecil sabu-sabu siap edar, 14 plastik klip kecil bekas sabu, dua buah timbangan digital, satu pack plastik klip bening, seperangkat alat isap sabu (bong) dan satu unit ponsel yang disita dari tersangka Fiqri (45), warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan, meringkus Fiqri (45), warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan diduga sebagai pengedar sabu-sabu. Polisi menangkap tersangka di tempat kosnya di Desa Sukajadi, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Rabu 22 Agustus 2018 sekitar pukul 21.00 WIB.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan, Iptu Ferdiansyah mengatakan, tersangka Fiqri ditangkap berdasar atas informasi masyarakat yang resah bahwa tersangka kerap melakukan transaksi narkoba di tempat kosnya di Desa Sukajadi, Kecamatan Kalianda.

“Dari informasi itu, kita lakukan lidik di tempat yang dimaksud dan berhasil menangkap Fiqri tanpa ada perlawanan saat berada di dalam kamar kosnya, Rabu 22 Agustus 2018 malam lalu sekitar pukul 21.00 WIB,”ujarnya, Kamis 23 Agustus 2018.

Hasil penggeledahan di kamar kos tersangka, kata mantan Kepala KSKP Panjang ini, disita barang bukti 10 paket kecil sabu-sabu siap edar, 14 plastik klip kecil bekas sabu, dua buah timbangan digital, satu pack plastik klip bening, seperangkat alat isap sabu (bong) dan satu unit ponsel. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti yang disita, dibawa ke Mapolres Lampung Selatan guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kalau dilihat dari barang bukti yang disita, selain sebagai pengedar sabu-sabu tersangka Fiqri ini sebagai pengguna aktif barang haram tersebut,”ungkapnya.

Dikatakannya, hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku sudah sejak lama mengedarkan sabu-sabu di wilayah Kalianda. Uang hasil penjualan paket barang haram itu, digunakan tersangka untuk berpoya-poya dan membeli sabu-sabu kembali kepada pemasoknya.

“Saat ini kami masih mengembangkan kasusnya, untuk mengungkap siapa pemasok (bandar) barang haram tersebut,”jelasnya.

Loading...