Empat Arahan Presiden SBY untuk Tangani Bencana Sinabung

  • Bagikan
Presiden SBY saat mengunjungi korban letusan Gunung Sinabung di Kabanjahe, Kamis (23/1)

Kabanjahe – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi para pengungsi korban bencana letusan Gunung Sinabung, Sumatera Utara, Kamis 23 Januari 2014. Dalam kunjungannya itu, Presiden memberikan empat arahan sebagai solusi penanganan bencana Sinabung.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan Presiden SBY meminta agar penanganan bencana dilakukan sesuai prioritasnya.

“Pemkab dibantu Pemprov dan BNPB. Utamakan penyelamatan jiwa, jangan ada korban jiwa,” kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya.

Kedua, Presiden memerintahkan agar kebutuhan dasar, psikologis dan sosial para korban bencana dipenuhi. Begitupula dengan pendidikan para pengungsi, harus diperhatikan dan tidak boleh ada yang drop out.

“Mata pencaharian apa yang harus dilakukan di pengungsian. Cash for work perlu dilanjutkan dan diperbanyak. Agar ada pekerjaan dan dapat penghasilan. Pelayanan pengungsi harus baik dan merata,” paparnya.

Ketiga, untuk solusi pertanian, Presiden mengatakan Pemerintah akan memberikan bibit maupun bantuan kredit kepada para petani. Selain itu, bantuan perbankan diberikan bagi yang tidak bisa mengembalikan karena pertaniannya hancur.

Arahan terakhir, Presiden meminta penduduk yang tinggal di radius tiga kilometer segera direlokasi, karena tidak aman. “Boleh bertani tapi tempat tinggalnya harus di luar. Cari dan hitung berapa areal yang diperlukan untuk relokasi. Kebijakan dan anggaran dari pusat tetapi implementasi oleh pemda. Masyarakat harus mendukung karena relokasi demi keselamatan masyarakat.”

Belum Berakhir

Letusan Gunung Sinabung di Karo masih belum dapat dipastikan kapan berakhir. PVMBG memperkirakan karakter Gunung Sinabung mirip dengan Gunung Merapi, bahwa erupsi terjadi selama 2-3 bulan, lalu berhenti kemudian akan istirahat dan setelah 4 tahun akan kembali aktif.

Perkiraan awal kerusakan akibat erupsi Gunung Sinabung lebih dari Rp1 triliun, dimana kerusakan sektor pertanian mencapai Rp712 milyar, perumahan Rp234 miliar. Saat ini pengungsi mencapai hingga 28.715 jiwa atau sebanyak 9.045 KK yang tersebar di 42 titik.

“Bangsa Indonesia telah banyak pengalaman dalam mengelola bencana, mulai dari tsunami Aceh, gempa Padang, erupsi Merapi dan sebagainya. Masalah Sinabung telah dibahas tiga kali dalam sidang kabinet. Koordinasi dengan Pemda Karo dan Pemda Sumut juga sudah dilakukan,” ujar SBY dalam kunjungannya.

Pada Jumat 24 Januari 2014, rencananya Presiden SBY kembali akan menyampaikan solusi penanganan bencana erupsi Gunung Sinabung.

Sumber: terasmedan.com

  • Bagikan