Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Empat dari 17 Kendaraan Dinas yang Ditarik Pemkab Lampura Mati Pajak

Empat dari 17 Kendaraan Dinas yang Ditarik Pemkab Lampura Mati Pajak

435
BERBAGI

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Lampung Utara (BPKA Lampura) menyatakan terdapat empat unit mobil dinas yang pajak kendaraannya dalam keadaan mati. Temuan ini hasil pemeriksaan langsung Bupati Agung Ilmu Mangkunegara dalam apel kendaraan di pelataran parkir Stadion Sukung Kotabumi, Selasa sore (31/7/2108).

“Hasil pemeriksaan yang dilakukan langsung oleh pak Bupati Agung, sedikitnya ada empat mobil dinas yang mati pajak,” kata Kepala Bidang Inventaris Aset di BPKA‎, Trisando Thama usai apel kendaraan.

Menariknya, tiga dari empat unit mobil yang pajaknya mati tersebut ‘milik’ para pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Satu kendaraan sisanya merupakan mobil dinas pejabat Dinas Perikanan.

“Tiga dari DPMD dan satunya berasal dari Dinas Perikanan,” urainya.

Menurut Trisando, pembayaran pajak kendaraan bukan tanggung jawab Pemkab Lampura melainkan tanggung jawab dari mutlak dari para pejabat pemegang kendaraan dinas‎. Dengan demikian, mati pajaknya keempat mobil dinas itu bukan kesalahan dari Pemkab.

“Keempat mobil yang mati pajak itu berpelat BE 2256 JZ, BE 2491 JZ, BE 2204 JZ, dan BE 9419 JZ,” kata dia.

Apel kendaraan dinas ini dipimpin oleh Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. Sayangnya, Bupati Agung sempat kecewa karena banyak pejabat yang mangkir dalam apel tersebut. Dari total 104 unit mobil yang dijadwalkan ikut apel, hanya 65 unit yang ikut apel.‎ Bahkan, 17 dari 39 yang tidak ikut apel ternyata tanpa keterangan sama sekali.

Terang saja, Bupati AIM murka sehingga menginstrusikan instansi terkait untuk segera menarik mobil dinas itu dari tangan ‎pemiliknya. Ia juga meminta jajarannya memeriksa dengan teliti kondisi terakhir ke-17 mobil dinas yang mangkir tersebut.