Empat dari Lima Kepala Dinas Pemkab Lampura Tidak Tahu Jabatannya Diperpanjang

Kantor Pemkab Lampung Utara (Foto: © Teraslampung.com)
Kantor Pemkab Lampung Utara (Foto: © Teraslampung.com)
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Empat dari lima Pejabat Pimpinan Tinggi alias kepala dinas di lingkungan Pemkab Lampung Utara yang diperpanjang masa jabatannya terlihat tidak begitu mengetahui mengenai adanya batasan masa jabatan pimpinan tinggi.

‎Kesan ini didapat setelah Teraslampung.com berhasil mempertanyakan persoalan ini kepada para pejabat tersebut. Dari lima pejabat itu, hanya Kepala Dinas Perhubungan (Basirun) yang belum berhasil dihubungi Teraslampung.com. Basirun sama sekali belum merespons meskipun pesan WhatsApp yang dikirimkan telah dibacanya.

“Yang tahu persis mengenai hal itu adalah pihak BKPSDM, tetapi yang jelas sebagai bawahan, kami siap ditempatkan di mana saja‎,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara, Firmansyah, Rabu (26/1/2022).

Meskipun begitu, Firmansyah  membenarkan bahwa dia  pernah mengikuti uji kompetensi jabatan pada bulan Oktober 2020 silam. Ia menduga, hasil uji komp‎etensi yang didapatnya masih dinilai sesuai dengan jabatannya sehingga ia masih menempati posisinya hingga kini.

“Sebentar lagi, sepertinya akan diadakan uji kompetensi jabatan lagi. Jika memang hasilnya masih dianggap layak di posisi ini, mungkin saya masih di sini. Begitu pun sebaliknya,” terangnya.

Keterangan senada juga disampaikan oleh Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lampung Utara, Maya Natalia Manan‎. Bahkan, Maya beranggapan bahwa jabatan yang diamanatkan pada seorang PPT itu tidak memiliki batas waktu sepanjang jabatannya belum dilakukan seleksi terbuka (Selter) atau dilelang.

“Kalau Kepala Dinas PPA bukan ada perpanjangan selama belum ada selter‎,” tulisnya dalam WhatsApp-nya.

Sebelumnya, baik Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian‎ Lampung Utara, Dina Prawitarini maupun Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lampung Utara, Sri Mulyana juga menyampaikan hal yang kurang lebih sama. Isinya mengisyaratkan bahwa mereka belum begitu mengetahui jika masa jabatan mereka telah habis atau telah diperpanjang.

“Saya malah baru tahu ini kalau‎ ada batas maksimal jabatan,” kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian‎ Lampung Utara, Dina Prawitarini.

Ketidaktahuan mengenai masa jabatan itu dikarenakan ia tidak begitu meng-update informasi yang mengatur hal tersebut. Saat ditanya apakah sebelumnya telah diberitahukan jika masa jabatannya di instansi yang saat ini dipimpinnya tersebut telah diperpanjang, Dina mengaku tidak mampu memberikan jawaban pasti.

“Saya lupa apakah sudah diberitahu atau belum. Di usia saya seperti ini wajarlah kalau banyak lupanya,” terangnya.

Hal yang kurang tak lebih sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lampung Utara, Sri Mulyana. Bahkan, ia malah terkesan belum mengetahui jika masa ‎jabatannya telah diperpanjang.

“Kan kami juga nunggu. Kapan Ukom (Uji Kompetensi) selanjutnya,” ‎kata dia.

You cannot copy content of this page