Beranda Ruwa Jurai Tanggamus Empat Desa di Ulubelu Gelar Lokakarya BKAD dan Pengelolaan Wisata Bersama

Empat Desa di Ulubelu Gelar Lokakarya BKAD dan Pengelolaan Wisata Bersama

317
BERBAGI
Lokakarya Pembentukan Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) dan Pengelolaan Wisata Bersama di Aula Pemandian Air Panas Pekon Pagar Alam,Senin (6/8/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Empat kepala desa dan pegiat kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus menggelar Lokakarya Pembentukan Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) dan Pengelolaan Wisata Bersama di Aula Pemandian Air Panas Pekon Pagar Alam,Senin (6/8/2018).

Selain empat kepala pekon (kepala desa), hadir pula Kadis Pariwisata Tanggamus, Camat Ulubelu, dan perwakilan Ruko (Rumah Kolaboraso) selalu perintis pengembangan potensi tempat wisata dan pendamping warga.

Kadis Pariwisata Kabupaten Tanggamus,Retno Noviana Damayanti,mengapresiasi inisiatif pada kepala desa dan Pokdarwis menggelar lokakarya tentang pengembangan kerjasama di bidang pariwisata.

“Potensi yang dimiliki masing-masing desa diharapkan bisa digali dan dikembangkan bersama-sama. Untuk tahun ini Pemkab Tanggamus belum bisa memberikan bantuan fasilitas wisata untuk Pekon Pagar Alam Tapi pada tahun 2019 Pemkab Tanggamus akan menganggarkannya,” kata Retno.

Terkait dengan tempat wisata air panas yang kini mulai dikembangkan di Pekon Pagar Alam dan air terjun di Pekon Sukamaju, Retno berharap ke depannya terus dikembangkan dengan menambah fasilitas.

Camat Ulubelu, Arpin, berharap kegiatan ini bisa memetakan potensi wisata yang ada di Pekon (Desa) Ngarip,Sukamaju, Pagar Alam,dan Muara Dua.

Camat Ulubelu, Arpin, S.Pd.,menyampaikan kata sambutan pada acara lokakarya pembentukan BKAD empat desa.

“Kami berterima kasih kepada Ruko yang sudah membantu memotivasi warga desa untuk memanfatkan potensi wisata yang dimilikinya. Dengan dibentuknya BAKD diharapkan masing-masing desa yang bertetangga dan memiliki potensi wisata bisa saling bekerja sama,” kata Arpin.

Kepala Pekon Pagar Alam, Mulyadi, berharap dengan adanya BKAD dan kerjasama yang baik antardesa dan antar-pokdarwis diharapkan pemandian air panas yang dirintis di Pagar Alam akan makin berkembang.

“Kami terus memperbaiki fasilitas. Selain jalan menuju lokasi yang sudah disemen, fasilitas lain seperti ruang ganti dan rumah makan juga sedang kami siapkan. Saat ini di sini sudah ada musala, dua toilet, dan areal yang memadai bagi pengunjung,” katanya.

Supriyanto, perwakilan Ruko,berharap pengembangan tempat wisata secara mandiri akan membuat perekonomian masyarakat desa makin membaik. Dengan begitu,kata dia. warga desa yang selama ini hanya mengandalkan kebun kopi juga ada sumber penghasilan lain.

“Yang paling riil adalah,jika pengembangan lokasi wisata alam di desa-desa di Ulubelu maju, maka kopi olahan yang diusahakan warga juga akan laris,” katanya.

 

Loading...