Bisnis  

Empat Langkah agar M-Banking Tidak Dibobol Penjahat SIM Swap

Siber Polri/Ilustrasi
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kejahatan SIM Swap fraud atau menduplikasi SIM card untuk digunakan membobol data perbankan nasabah.

“SIM Swap adalah tindakan duplikasi SIM Card untuk memperoleh data penting korban terutama data perbankan,” kata Siber Polri dalam akun Twitter, Senin (14/3/2022).

Menurut Siber Polri, aksi kejahatan SIM Card Swap sudah sering terjadi di Indonesia. Modusnya: pelaku berusaha mengambil alih SIM Card ponsel korban lalu membobol rekening bank melalui layanan mobile banking atau internet banking bank.

Untuk melindungi diri dari aksi kejahatan ini Siber Polri pun mengingatkan masyarakat untuk melakukan empat hal: Pertama, lindungi data pribadi Anda di dunia maya. Kedua, buat password yang unik dan kuat. Ketiga, gunakan kode PIN pada operator telepon Anda. Keempat, aktifkan pengingat transaksi bank di SMS atau email.

Sebelumnya Siber Polri juga mengingatkan masyarakat agar hati-hati ketika berbelanja online yang mengincar data kartu kredit. Mereka disebut Formjacking.

Menurut Tim Siber Polri, Formjacking merupakan cara untuk mengambil data kartu kredit menggunakan coding ilegal yang dipasang di toko online.

“Sebelum memutuskan untuk belanja online, pastikan toko online punya brand besar dan terpercaya.” tulis mereka.