Beranda News Peristiwa Empat Orang Tewas dalam Bekas Lubang Galian Tambang Pasir di Menggala

Empat Orang Tewas dalam Bekas Lubang Galian Tambang Pasir di Menggala

354
BERBAGI
Empat jenazah korban yang masih satu keluarga disemayamkan. Mereka menjadi korban akibat masuk ke lubahg bekas galian pasir, Sabtu petang (Foto :Ist)

TERASLAMPUNG.COM — Empat warga tewas karena tenggelam di galian bekas tambang pasir di wilayah kampung Bujung Tenuk yang berada di Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Sabtu petang (4/8/2018) pukul 16.00 WIB.

Keempat korban tewas yang terjebak pada bekas galian pasir itu merupakan satu keluarga, Elsa Dianti (10) Binti Ermadi dan Elsi Dianti (10) Binti Ermadi keduanya merupakan saudara kembar, selanjutnya korban bernama Zahra (7) dan Ibu dari Zahra yang bernama Liyana Binti Helmi (28). Kedua korban saudara kembar itu merupakan keponakan dari korban Liyana.

Kapolsek Menggala Iptu Zulkifli melalui Brigpol Saprianto selaku Babinkamtibmas kelurahan Menggala Selatan membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 16:00 sore di wilayah Kampung Bujung Tenuk, Menggala. Keempat korban meninggal di dalam lubang bekas galian pasir di wilayah setempat,” ujar Saprianto.

Saprianto mengatakan, keempat korban sempat dilarikan ke RSUD Menggala namun sesampai di RSUD Menggala nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Selanjutnya, korban disemayamkan di rumah duka dan akan dimakamkan pada Minggu (5/8/2018).

“Sempat di bawa ke RSUD Menggala, tapi nyawa keempatnya tidak tertolong lagi. Mengenai kronologisnya pihak kami belum mendapatkan informasi jelasnya,” ujarnya.

Sementara pantauan wartawan, di rumah duka tampak warga yang ingin melayat terus berdatangan memenuhi halaman rumah korban yang kebetulan tepat berada di belakang kediaman Wakil Bupati Tulangbawang Hendriwansyah.

Salah satu warga setempat Rahmad (29) mengatakan, keempat korban dikeketahui sedang menggembala ternak kerbau.

“Keempatnya terjebak dan tenggelam pada bekas lubang galian tambang pasir hingga meninggal dunia,” jelasnya.

Belum diketahui pasti apakah tambang pasir tersebut masih beroperasi atau tidak.

Di wilayah Menggala sendiri sebenarnya tidak ada  izin penambangan pasir. Namun, kata sejumlah warga, sejak adanya  proyek  Jalan Tol Trans Sumatera, penambangan pasir ilegal menjamur di wilayah Menggala, Pagar Dewa, Lambu Kibang, dan Banjaragung.

TL/LIS

Loading...