Beranda Hukum Kriminal Empat Pencuri Bersenjata Api Satroni Kontrakan Mahasiswi Teknokrat

Empat Pencuri Bersenjata Api Satroni Kontrakan Mahasiswi Teknokrat

139
BERBAGI
Ilustrasi

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com – Lagi, kontrakan mahasiswa kembali menjadi sasaran perampok. Kali ini mahasiswa yang apes adalah Romaniar Yulista (19), Rabu pagi (27/8).

Mahasiswa Teknokrat yang mengontrak sebuah rumah di di Jalan Harapan II, Kelurahan Labuhanratu, Kedaton Bandar Lampung itu disatroni empat orang bersenjata api.

Para Pelaku berjumlah empat orang dengan mengunakan sepeda motor Megapro dan Vixion berhasil membawa kabur motor Yamaha Mio warna hijau BE 3866 OG milik korban.

Korban Romaniar saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, awalnya sepeda motor miliknya tersebut dipinjam oleh rekannya kemudian dikembalikan dan diparkir di teras depan kontrakannya.

“Selang tak bebeapa menit, saya masuk kamar mandi.
Saya mendengar suara sepeda motor hidup. Saat itu juga saya langsung keluar dan melihat motor saya sudah dibawa kabur. Saya berusaha mengejar mereka, tetapi saya kemudian terjatuh dan pingsan,” kata dia.
Rosmaniar mengaku saat dirinya pingsan ada seseorang yang menolongnya dan membawanya ke klinik. “Ketika saya siuman, dia memberi tahu saya bahwa para pelaku tersebut membawa senjata api,”jelasnya.

Fransoba, tetangga korban, mengaku dirinya mendapat cerita dari orang yang berusaha menolong korban. Orang tersebut mengatakan bahwa para pelaku yang mencuri sepeda motor korban membawa senjata api, sehingga orang tersebut tidak berani melakukan pengejaran karena diancam mengunakan senjata api.

Kasi humas Polsekta Kedaton, Ipda Nida Sari Daulay, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Kedaton tepatnya di sebuah kontarakan yang berada di di Jalan Harapan II, Kelurahan Labuhanratu, sekitar pukul 09.00 WIB. Kasus pencurian tersebut kini sedang ditangani serta dilakukan penyelidikan oleh petugas di lapangan.

“Ya benar ada, korban sudah melapor ke Mapolsekta Kedaton. Petugas juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian dan meminta
keterangan dari beberapa saksi,” kata Nida.
Sebelumnya, pada 11 Juli 2014 lalu tiga perampok bersenjata api juga menyantroni rumah kontrakan putri “Seruni” di Jl Dakwah, Gang Sepakat, Labuhan Ratu, Kedaton, Bandarlampung.

Para pelaku menyatroni salah satu kamar kontrakan yang ditempati korban Eliza Susanti (24, mahasiswi STKIP PGRI Lampung. Perampok menggondol satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih BE 4609 BX, sebuah telepon genggam merk Blackberry dan dua buah handphpone merk Nokia milik korban.

(Zaenal Asikin)

Loading...