Beranda Headline Enam Hari Disembunyikan, Pelajar SMP Ini 10 Kali Dicabuli Pacarnya

Enam Hari Disembunyikan, Pelajar SMP Ini 10 Kali Dicabuli Pacarnya

2202
BERBAGI
Ilustrasi (shuterstock)

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial RA (15) ditangkap aparat kepolisian Polsekta Sukarame karena mencabuli kekasihnya sendiri berinisial D (14) yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Polisi menangkap warga Bandarlampung tersebut, di rumah temannya di daerah Telukbetung Barat, pada Sabtu (18/2/2017) lalu.

Kapolsekta Sukarame, Kompol M Riza mengatakan, petugas menangkap RA tersangka pencabulan korban yang masih dibawah umur saat berada di rumah temannya di Telukbetung Barat. Penangkapan tersangka RA, berdasarkan atas laporan dari orangtua korban.

“Tersangka RA ditangkap di rumah temannya, saat itu tersangka masih bersama korban,”ujarnya, Senin (6/3/2017).

Dikatakannya, orangtua korban mencari keberadaan anaknya D, yang tidak pulang ke rumah selama enam hari sejak pulang sekolah. Karena tidak diketahui keberadaan korban, orangtuanya melaporkan kejadian itu ke polisi. Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan.

“Petugas dapat informasi keberadaan korban, sedang bersama RA di rumah temannya RA di daerah Telukbetung Barat. Petugas langsung menggrebek tempat itu, dan menangkap RA,”ungkapnya.

Riza mengutarakan, kejadian tersebut bermula pada Rabu (15/2/2017) lalu, tersangka RA mengajak korban DA janjian untuk bertemu. Lalu tersangka RA, menjemput korban DA di rumah sepupunya. Selanjutnya korban dibawa RA ke rumah temannya, di daerah Telukbetung Barat selama enam hari.

“Selama enam hari dilarikan di rumah temannya, dengan bujuk rayunya itu RA mencabuli korban sebanyak 10 kali. Korban mau dicabuli RA, karena terpaksa dan ada ancaman dari tersangka,”terangnya.

Tersangka mencabuli korban, lanjut Riza, karena menjalin hubungan asmara dengan korban tiga bulan dan berdaligh mau menikahi korban jika hamil.

“RA juga mengaku, mencabuli DA karena pengaruh sering menonton film luncah (porno) yang dilihat dari ponsel pintarnya,”pungkasnya.

Barang bukti yang diamankan, satu
buah baju lengan panjang warna biru, satu buah celana panjang training sekolah SMP dan pakaian dalam milik korban.

Loading...