Beranda News Pilkada Serentak Eva Dwiana-Deddy Amarullah akan Lanjutkan Program Kesehatan Gratis

Eva Dwiana-Deddy Amarullah akan Lanjutkan Program Kesehatan Gratis

206
BERBAGI
Eva Dwiana berkampanye di Jalan Dewi Sartika Kelurahan Gulak-Galik, Kecamatan Telukbetung Utara, Jumat (2/10/2020).
Eva Dwiana berkampanye di Jalan Dewi Sartika Kelurahan Gulak-Galik, Kecamatan Telukbetung Utara, Jumat (2/10/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Calon Walikota Bandarlampung nomor urut 3, Eva Dwiana,menegaskan akan melanjutkan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) atau yang dikenal dengan sebutan Jamkeskot atau program kesehatan/berobat gratis. Alasannya, kesehatan –selain pendidikan dan papan– merupakan masalah mendasar yang harus didapatkan setiap warga.

“(Nanti) Warga Kota Bandarlampung akan diurus sama Pemkot sejak lahir sampai meninggal. Saat akan melahirkan cukup dengan KTP dan KK, maka dilayani oleh rumah sakit tanpa diminta biaya alias gratis. Program ini sudah berjalan saat ini dan bila saya dipercaya memimpin Bandarlampung maka program ini akan dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya,” kata Eva ketika melakukan tatap muka Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Gilak Galik, Kecamatan Telukbetung Utara, Jumat, 2 Oktober 2020.

Eva Dwiana menambahkan, P2KM itu bekerjasama dengan 13 rumah sakit negeri dan swasta dan manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat.

“Program kami ini melanjutkan program-program unggulan Pak Herman HN yang sudah dirasakan warga. Kalau saya memimpin kota ini, program kesehatan gratis tetap ada tetap dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya,” kata istri Walikota Herman HN itu.

Selain itu, kata politikus yang akrab disapa Bunda Eva ini,  program bantuan keagamaan seperti honor merbot dan guru ngaji serta bantuan pembayaran listrik buat masjid akan ditambah.

“Kami upayakan ke depan honor aerbot dan guru mengaji ditambah. Ada juga program bantuan untuk bayar listrik sebesar Rp 1 juta bagi masjid-masjid. Masjid-masjid harus dimakmurkan. Jangan sampai kesulitan membayar tagihan listrik,” katanya.

Kampanye tatap muka di Kelurahan Gulak Galik meski gerimis antusias para peserta tetap semangat mengikuti acara itu.

“Bunda (panggilan akrab untuk Eva Dwiana) bukan tidak bisa menghadirkan peserta lebih banyak. Karena aturan kampanye saat Covid-19 hanya 50 orang, kita harus taat dengan aturan itu,” katanya.

Loading...