Fahrizal Dikeroyok Tujuh Sopir Hingga Tewas Gara-Gara Saling Pelototan Mata

  • Bagikan
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, mengatakan pengeeroyokan yang dilakukan ketujuh tersangka terhadap Farizal lantaran masalah saling plotot dan cekcok mulut antara Farizal dan sopir truk bernama Muslimin.

“Pada Minggu malam (15/5/2016) lalu, Farizal awalnya nongkrong di Pelabuhan Panjang sambil minum-minuman keras sampai mabuk,”kata Dery kepada wartawan, Selasa (19/7/2016).

Dikatakannya, dalam kondisi mabuk miras itulah, Fahrizal masuk ke dalam Pelabuhan Panjang. Sesampainya di dalam Pelabuhan, Fahrizal berdiri di depan kantin Puja Sera. Di tempat itulah, terjadinya cekcok mulut antara Fahrizal dan Muslimin.

“Merasa tidak terima dipelototi oleh Muslimin, Fahrizal mendekati Muslimin dan berteriak,’Apa kamu lihat-lihat?!’. Lalu Fahrizal menusuk Muslimin pakai sangkur,” kata Dery.

Muslimin pun luka parah di bagian  dada sebelah kanan dan tangan kanannya. Namun, nyawanya dapat diselamatkan.

Melihat Muslimin ditusuk dengan Fahrizal, belasan sopir truk (rekan Muslimin) yang berada di dalam Pelabuhan Panjang, saat itu juga langsung mengeroyok Farizal.

“Para sopir ini mengeroyok Fahrijal menggunakan benda tumpul hingga akhirnya Fahrizal pun tewas. Setelah itu, para sopir pelaku pengeroyokan kabur melarikan diri,”kata Dery.

  • Bagikan