Beranda Views Opini Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

151
BERBAGI

Oleh : Yulia Wulandari*

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi masalah serius di semua negara, baik negara berkembang maupun negara maju. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun tercatat 1,35 juta orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia. Artinya, setiap 24 detik terdapat satu orang kehilangan nyawa di jalanan.

Penyebab kecelakaan salah satunya terkait dengan sikap berkendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas. Banyaknya jenis pelanggaran juga mencerminkan ketidakpatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Masyarakat yang tidak patuh dengan peraturan lalu lintas di jalan raya mengakibatkan tingginya angka kecelakaan dan banyak korban yang kehilangan nyawa di jalan raya.

Yapsir G. Wirawan dalam Jurnal Kepribadian dan Kecelakaan Lalu Lintas meneliti 100 orang pengendara truk untuk faktor-faktor apa saja yang terkait dengan angka kecelakaan yang rendah. Dengan menggunakan psikotes, peneliti menemukan bahwa kestabilan merupakan faktor yang berperan pada keselamatan berlaIu-lintas.

Menurut peneliti, mereka yang memperoleh nilai tes kestabilan emosi yang tinggi relatif memiliki angka kecelakaan yang rendah. Kestabilan emosi mengindikasikan kedewasaan pribadi, yang terlihat dengan adanya kemampuan untuk mengendalikan diri, serta kemampuan untuk meredam reaksi-reaksi emosional yang kuat.

Sebaliknya, ketidakstabilan emosi sering merupakan faktor yang menimbulkan pertimbangan yang lemah yang banyak mengakibatkan kecelakaan. Selanjutnya faktor yang menyebabkan kecelakaan ialah agresif, pengguna jalan yang agresif biasanya kurang memiliki kesabaran pada orang lain, gampang menyalahkan orang lain, mudah sekali tersinggung, dan marah. Rasa permusuhan dan marah akan mudah membuat sebuah motor atau mobil menjadi sebuah senjata penyerang yang praktis, sehingga menyebabkan kecelakaan.

American Automobil Association (AAA) pernah melakukan penelitian dengan meneliti 1.691 video waktu nyata (real-time) kecelakaan yang menimpa pengemudi. Ternyata, 58 persen faktor penyebab kecelakaan ialah seseorang kerap menggunakan ponsel pada saat berkendara, melihat hal-hal yang dianggap menarik untuk difoto menggunakan ponsel dengan memakai ponsel, bernyanyi, dan berjoget.

Peran pemerintah dan pengguna jalan sangat dibutuhkan untuk menurunkan angka kecelakaan di jalan raya. Peran pemerintah yaitu dengan menetapkan dan melaksanakan pembatasan kecepatan kendaraan bermotor maksimum 30 km/jam pada jalan yang banyak dilalui oleh pejalan kaki, menetapkan batas minimal kadar alkohol dalam darah sebesar 0,05 g/dl untuk semua pengemudi kendaraan. Selain itu juga dibutuhkan peran polisi lalu lintas untuk melakukan sosialisasi pemahaman terhadap rambu-rambu dan tata tertib sejak usia dini, khususnya di kalangan pelajar sekolah dasar.

Hal tersebut bertujuan agar memberikan kesadaran yang dapat menjadi kebiasaan baik ketika mereka tumbuh besar kelak. Adapun peran dari pengguna jalan yaitu mentaati peraturan seperti, tidak menerobos lampu merah, selalu menggunakan helm setiap berkendaraan roda dua, dan setiap pengendara harus memiliki surat pengendara yang lengkap. Hal tersebut bisa menurunkan angka kecelakaan.

Selanjutnya seorang psikolog juga sangat dibutuhkan untuk berkonsultasi bagi pengguna jalan yang memiliki ciri kepribadian yang mengundang bahaya. Mari menjadi warga negara Indonesia yang taat peraturan lalu lintas demi mengurangi angka kecelakaan menuju Indonesia yang lebih baik lagi.

*Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwajaya

Loading...