Beranda Pendidikan Kampus Fakultas Hukum Unimal Lhokseumawe Siapkan Jurnal OJS

Fakultas Hukum Unimal Lhokseumawe Siapkan Jurnal OJS

466
BERBAGI
Worskhop Pengelolaan Jurnal dengan OJS di Fakultas Hukum Unimal Lhokseumawe, Sabtu, 5 Oktober 2019
Worskhop Pengelolaan Jurnal dengan OJS di Fakultas Hukum Unimal Lhokseumawe, Sabtu, 5 Oktober 2019

TERASLAMPUNG.COM  Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar workshop pengelolaan jurnal elektronik dengan Open Journal System bagi para pengelola Jurnal Reusam, di Ruang Rapat Fakultas Hukum Kampus Unimal Bukit Indah, Lhokseumawe, Sabtu (5/10/2019).

Pelatihan jurnal OJS merupakan salah satu kegiatan yang diagendakan oleh Fakultas Hukum Unimal dalam rangka mengonlinekan beberapa jurnal di Fakultas Hukum.

Hingga saat ini Fakultas Hukum Unimal masih memiliki jurnal versi cetak. Salah satunya adalah Jurnal Reusam yang menjadi fokus fakultas untuk segera dionlinekan. Jurnal Reusam sebagaimana tercatat dalam website ISSN LIPI terbit perdana tahun 2013 dengan versi cetak hingga sekarang. Ada pula Jurnal Nanggroe dan Jurnal Suloh.

Narasumber dalam pada workshop kali ini adalah Mursalin, S,Pd., M.Pd. Selain sebagai Tutor Relawan Jurnal Indonesia, Mursalin saat ini aktif menjadi reviewer pada Jurnal Scopus dan sebagai pengelola jurnal internasional FKIP Unimal.

Dalam pemaparannya, Mursalin menyampaikan pertumbuhan jurnal elektronik dalam dua tahun ini. Menurutnya pertumbuhan jurnal eletronik dalam dua tahun terakhir sangat pesat.

“Bahkan di beberapa kampus di Pulau Jawa sudah mulai merintis jurnal internasional,” katanya.

Menurut Mursalin, meskipun di Unimal masih ada jurnal versi cetak tetapi belum menggunakan OJS sebagai media manajemen artikel dan penebitan secara elektronik.

Mursalin mengaku, hingga saat ini ia banyak di undang oleh kampus tetangga untuk pendampingan menuju akreditasi jurnal.

“Unimal harusnya berbenah dalam menerbitkan dari versi cetak menjadi elektronik, sehingga mengurangi biaya penerbitan, selain itu juga akan meningkatkan rating unimal dalam sinta,” kata Mursalin.

Menurut Hadi Iskandar, pembicara lainnya, mengatakan jurnal elektronik ini sangat penting dalam rangka mendukung peningkatan kualitas kampus melalui peningkatan jumlah publikasi hasil penelitian.

“Maka, pengelola jurnal harus melakukan transformasi dari cetak menjadi elektronik dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi saat ini,” kata dia.