Fauzan Sibron: Taat Konstitusi, Nasdem Lampung Tolak Tunda Pemilu 2024

Sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung, Fauzan Sibron
Sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung, Fauzan Sibron
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Partai Nasdem secara menolak wacana penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan presiden. Menurut Nasdem, wacana itu dinilai melanggar amanat reformasi dan konstitusi.

“Sebagai kader Nasdem, kami pengurus Nasdem Lampung atu komando dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, yang tegas menolak penundaan pemilu 2024 karena melabrak konstitusi,” kata Sekretaris Nasdem Lampung, Fauzan Sibron kepada Teraslampung.com, Minggu (10/4/2022).

Menurutnya, wacana dari segelintir elite parpol lain adalah hal biasa di alam demokrasi. Namun, kata dia, wacana terkait pemilu tidak boleh berpeluang melanggar konstitusi.

“Konstitusi kita sudah jelas menggariskan bahwa pemilu diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Penundaan pemilu sama halnya melanggar konstitusi dan amanat reformasi. Kami akan tetap taat pada konstitusi. Kalau ada yang menggulirkan wacana penundaan pemilu 2024, silakan saja. Kami akan tetap menolak,” kata anggota DPRD Lampung ini.

Fauzan Sibron mengatakan, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh telah menginstruksikan seluruh anggota DPR dari fraksi Partai NasDem untuk mendorong agar Pemilu 2024 tidak ditunda.

“Sebagai kader Nasdem, tentu kami mengikuti instruksi ketua umum. Kami mendukung KPU menggelar Pemilu 2024 sesuai jadwa,” katanya.

Menurut Fauzan, sebelumnya  DPR, Kemendagri, KPU dan Bawaslu menyepakati Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 sedangkan Pilkada Serentak 27 November 2024.

“NasDem tetap bersama penyelenggara pemilu. Kita ingin menempatkan kepentingan bangsa, sesuai konstitusi. Kalau konstitusinya berbicara seperti itu maka NasDem akan berada paling depan mematuhi aturan,” kata dia.

Diketahui, sejumlah politisi dari parpol pendukukung pemerintah mengusulkan penundaan jadwal Pemilu 2024. Awalnya wacana digulirkan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, kemudian disambut serta digulirkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pun menyetujuinya.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan kemudian lebih menggaungkan wacana penundaan Pemilu 2024 dengan dasar klaim dukungan “sebagian besar” warga Indonesia di medsos mendukung wacana tersebut. Faktanya, penolakan terhadap wacana tersebut sangat kencang dari masyarakat sipil. Para mahasiswa di seluruh Tanah Air pun sudah bergerak menolak wacana penundaan Pemilu 2024.

Dandy Ibrahim

You cannot copy content of this page