FDR Komite Teater DKL, Sanggar Gauri Lambat Lakon “End Game” Samuel Beckhet

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Sanggar Gauri dari Sumber Jaya, Lampung Barat tampil di Festival Dramatic Reading (FDR) yang digelar Komite Teater Dewan Kesenian Lampung (DKL), di  Gedung Pertunjukan DKL, Kompleks PKOR Way Halim, Bandar Lampung, 18 -19 September 2021

Sanggar Gauri –yang punya makna “Jalan Kehidupan yang Tentram dan Aman” ini akan tampil pada hari kedua FDR. Sutradara Rian Krama Yudha akan mengusung lakon “End Game” karya Samuel Beckhet”.

Sutradara Rian Krama Yudha mengatakan, “End Game” sendiri mengisahkan tentang 4 orang yang terkurung dalam bunker. “Jadi situasinya hampir sama dengan keadaan kita sekarang yang terkurung pandemi Covid -19 hingga tak bisa ke mana- mana,” ujar Rian yang pernah mengantar Lampung Barat memenangi Lomba Pantomim FLS2N Tingkat SD se – Lampung tahun 2019.

Lewat pertunjukan ini, misinya ingin menyampaikan kepada penonton harus tetap bersyukur bagaimanapun juga keadaannya. Pasalnya, diluaran sana juga lebih banyak orang yang lebih menderita ketimbang kita, karena terdampak pandemi. “Banyak orang yang kesulitan makan, sulit mencari nafkah. Kita bisa belajar merefleksi diri dengan melihat orang-orang yang jauh kurang beruntung ketimbang kita,” ujar Rian yang kesehariannya jadi guru honorer di SDN 3 Tugusari, Sumber Jaya Lampung Barat.

Rian yang juga mengajar ekstra kurikuler di Sanggara Cupido SMA N 1 Sumberjayasanggar ini dalam menggarap naskah “End Game” karya Samuel Beckhet ini mengaku merasa tertantang. “Ini naskah absurd pertama yang saya garap biasanya. Saya sebelumnya terbiasa garap naskah realis. Jadi pendekatannya tentu berbeda. Rian memaparkan, sebelumnya, dirinya pernah menggarap naskah “Pagi Bening”, “Monolog Dokter Jawa”, dan “Pinangan”. Semuanya merupakan naskah realis.

Untung dulu dalam workshop penyutradaan yang pengampunya Kak Iswadi Pratama dari Teater Satu, Bang Ari Pahala Hutabarat dan Pak Jusmar dalam mentoring banyak memberi bekalilmu penyutradaraan. Jadi saya bisa terbantu dalam mengeksplore sehingga siap memanggungkan naskah “End Game” yang absurd,” ujar Rian yang mengaku jatuh cinta dengan teater sejak di bangku SMA.

Rian yang mengaku merasa ada daya magis tersendiri ketika menggarap naskah ini mempersiapkan pertunjukkan dengan lakon “End Game” karya Samuel Beckhet ini dari bulan Juli hingga September 2021 ini. “Mudah-mudahan tak mengecewakan penonton dan tentunya para mentor,” uajr Rian berharap.

Rian juga berharap festival semacam FDR ini ini bisa terus rutin bergulir. Tentunya agar lebih banyak komunitas Teater di Lampung yang bisa belajar dan menjajal kemampuan artistiknya. “Saya berharap jagad perteateran Lampung bisa tetap bergeliat, di musim pandemi. Semoga juga pandemi segera berakhir sehingga lebih banyak penikmat kesenian bisa mengapresiasi karya seni dari seniman dari berbagai tangkai seni,” ujar Rian menutup perbincangan.

  • Bagikan