Fenomena Angka 2 dalam Pilkada di Lampung

  • Bagikan

Eko J Saputra

TINGGAL sepekan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak digelar. Tepatnya Rabu 9 Desember 2015 mendatang. sebanyak 204 daerah di Indonesia akan memilih kepala daerah baru. Di Lampung sendiri akan dilaksanakan pada 8 kota/kabupaten. Antara lain Kota Bandarlampung, Kota Metro, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Waykanan, Pesawaran, dan Pesisir Barat.

Entah kebetulan apa bukan, yang bakal menang umumnya kandidat pasangan calon (Paslon) yang memiliki nomor urut 2 (dua). Dari 8 kota/kabupaten setidaknya ada 7 daerah pemilihan yang paslon-nya nomor urut 2 diprediksi memenangkan pesta rakyat lima tahunan tersebut.

Prediksi ini diperkuat data yang dirilis salah satu lembaga survei, Lampung Independen Survei (LIS) yang dimuat di sejumlah surat kabar harian di Lampung edisi November 2015. Di Bandarlampung pasangan incumbent nomor urut 2 Herman HN-Yusuf Kohar (Herman-Yuk) diprediksi unggul mudah dibandingkan dua paslon lainnya.

Di Waykanan pasangan Raden Adipati Surya-Edwar Antoni (Berani) nomor urut 2 diprediksi menggeser pasangan incumbent Butami Zainuddin-Adinata nomor urut 1. Pertarungan perolehan suara dua paslon ini diperkirakan sangat sengit dan ketat dibandingkan Pilkada lainnya.

Sementara di Lampung Timur pasangan nomor urut 2 Chusnunia-Zaiful Buchori dalam survey dirilis LIS hanya menempati peringkat kedua di bawah pasangan Paslon nomor 3 yang juga incumben Erwin Arifin-Priyo Budi Utomo. Namun, paslon nomor 3 tidak bisa melanjutkan pertarungan mengingat Priyo yang menjadi calon wakil bupati meninggal dunia sebelum pencoblosan dilakukan.

Sedangkan di Lampung Tengah, paslon nomor urut 2 Mustafa-Loekman Djojosoemarto digadang-gadang memiliki peluang menang cukup besar. Begitu juga di Pesisir Barat, paslon nomor urut 2 Aria Lukita Budiwan-Efan Tolani juga diprediksi bakal meraih suara terbanyak.

Sama halnya dengan Pilkada di Kota Metro. Hasil pengamatan langsung penulis di lapangan, pasangan nomor urut 2 paslon Abdul Hakim-Muchlido memiliki dukungan signifikan. Sama halnya Pilkada Waykanan, Paslon ini akan mendapat perlawanan sengit dari pasangan lainnya seperti Sudarsono-Taufik Hidayat dan Pairin-Djohan.

Terakhir di Lampung Selatan. Pasangan nomor urut 2, Rycko Menoza-Eki Setyanto (KoKI) diprediksi kembali melenggang. Bahkan, dua lembaga survei lainnya memprediksi KOKI menang di atas angin dibandingkan dua pasangan lainnya. Kedua lembaga survei itu adalah Pusat Kajian Resolusi Konflik (CCR) FISIP Unila dan Indo Survei dab Strategi (ISS) seperti dirilis Radar Lampung edisi Senin (30/11/2015). CCS memprediksi KOKI akan meraih 42 persen suara, sedangkan ISS memprediksi 57,30 persen suara menginginkan Rycko kembali menjabat sebagai bupati. Pengalaman Pilpres 2014, pasangan Jokowi-JK nomor urut 2 unggul atas pasangan nomor 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Menurut Fengshui seperti dikutip www.zopran.blogspot.co.id angka dua maknanya adalah mudah, gampang, dan tidak sulit. Sementara fakta menarik angka 2 dalam Islam seperti dikutip www.detikislam.blogspot.co.id adalah dua titisan yang sangat bernilai di hari akhirat. Dapat memadamkan kepanasan api di padang masyar: 1. Air mata orang yang menangis (bertaubat
kepada Allah) terutama di malam hari. 2. Darah para syuhada di medan jihad fisabillilah. Sementara dalam primbon angka 2 melambangkan bulan, pengatur, teliti, tekun, dan tempramen.

Yang jelas berapa pun angkanya, mereka yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan. Sebetulnya tak ada yang namanya lawan atau persaingan. Yang ada adalah kita belum siap menang.
Yang pasti masyarakat merindukan pemimpin jujur, adil, amanah, dan bertanggungjawab. Tentunya mampu mensejahterakan rakyatnya lewat pembangunan berkesinambungan. Bukan hanya bisa janji di bibir saat kampanye sebagai upaya menaklukan hati calon pemilih. Sementara saat jabatan didapat lupa dengan rakyat. Konon, suara rakyat suara Tuhan. Artinya kalau rakyat senang Tuhan ikut senang. Begitu sebaliknya.

Bagaimana Menurut Anda?

  • Bagikan
You cannot copy content of this page