Beranda Teras Berita Festival Way Kambas Disponsori Perusahaan Rokok

Festival Way Kambas Disponsori Perusahaan Rokok

572
BERBAGI

Mashuri Abdullah, Teraslampung.com


Sponsor rokok Apache di panggung acara Festivak Way Kambas. (Teraslampung.com/Mashuri)

SUKADANA–Festival Way Kambas ke-14 yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di Islamic Centre, Sukadana, 26—29 Agustus 2014,  ternyata didukung oleh salah satu produsen rokok.  okok dengan merk “Apache” menjadi salah satu sponsor kegiatan ini.

Dari pengamatan  teraslampung.com  ,  logo rokok Apache tertera di spanduk utama di atas panggung. Spanduk-spanduk promosi berlogo rokok juga bertebaran di sekitar Islamic Centre.  Spanduk khusus dari produsen rokok tersebut juga tersebar di seluruh areal festival dan pinggir jalan di depan Islamic Centre di Sukadana, Lampung Timur.

Kerjasama dengan produk tembakau itu bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

PP yang diundangkan tanggal 24 Desember 2012 itu dengan tegas melarang kegiatan perorangan maupun lembaga disertai promosi produk tembakau, meskipun hanya mencantumkan logo.  Dalam PP tersebut disebutkan, Pemda merupakan salah satu pembina, pengawas dan edukator, pengamanan produk tembakau bagi kesehatan.

Islamic Centre sendiri, sebagai tempat ibadah, merupakan salah satu kawasan tanpa rokok yang diatur dalam PP tersebut.  Lebih lanjut PP ini melarang promosi produk tembakau di kawasan tanpa rokok.

Dalam PP itu juga disebutkan adanya larangan melibatkan anak-anak di bawah usia 18 tahun dalam promosi rokok.  Sementara dalam even Festival Way Kambas sebagaian besar pesertanya justru remaja dan anak-anak. Antara lain pada acara pentas seni budaya, festival band, dan fun bike.

Pemerintah selama ini gencar mengedukasi bahaya rokok bagi kesehatan kepada masyarakat.  Terbaru, adalah pencantuman gambar berbagai penyakit yang disebabkan rokok dalam kemasan rokok.  Berbagai pengaturan tersebut bertujuan  untuk menekan pertumbuhan perokok baru yang didominasi remaja.

Tindakan Pemkab Lamtim yang bekerjasama dengan produsen rokok dalam Festival Way Kambas tersebut, boleh jadi merupakan bentuk pengangkangan yang nyata atas peraturan-perundangan.  Bukan melakukan edukasi bahaya rokok bagi kesehatan, malah ikut mempromosikan produk tembakau tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Lamtim, Sudarsono, selaku wakil ketua panitia festival tersebut, mengaku dirinya tidak mengetahui adanya Peraturan Pemerintah tersebut.  Ditemui di lokasi festival, Jumat (29/8), Sudarsono berkilah, pelaksanaan kegiatan festival diserahkan kepada pihak ketiga.

“Saya tidak tahu-menahu mengenai kerjasama sponsorhip, coba tanya kepada pihak event organizer,”  kata dia.

Sudarsono menambahkan baru mengetahui adanya pelarangan kerjasama dengan produk rokok tersebut dari media.

Sementara itu, Limtu Rasyid, ketua event organizer, mengaku tidak mengetahui adanya larangan yang diatur PP tersebut.  Dia mengaku, pihaknya menerima siapa saja yang mau mendanai
kegiatan ini.

Loading...