Final Piala AFF 2020, Ini Kunci Kemenangan Menurut Gelandang Timnas Thailand

  • Bagikan
Laga semifinal Piala AFF 2020 Indonesia versus Singapura berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Indonesia, Minggu (26/12/2021). Sumber: Youtube.com

TERASLAMPUNG.COM – Laga final pertama Piala AFF 2020 antara Indonesia vs Thailand akan digelar pada Sabtu malam ini, 29 Desember 2021. Gelandang Timnas Thailand, Sarach Yooyen, menyebut konsentrasi tinggi sebagai kunci untuk memenangkan laga tersebut.

Yooyen menyatakan, timnya tidak  akan meremehkan Timnas Indonesia yang awalnya tak difavoritkan untuk melaju ke final. Menurut dia, laga kontra Timnas Indonesia tak akan mudah.

Dia juga menyebut bahwa mereka harus menjaga fokus dan konsentrasi tinggi sepanjang 90 menit. Menurut dia, tim yang paling sedikit membuat kesalahan pada dua laga final akan memenangkan gelar juara.

“Indonesia telah bermain bagus di turnamen ini. Gelar juara akan didapatkan tim yang membuat sedikit kesalahan,” kata Yooyen dalam konferensi pers Selasa kemarin.

Timnas Indonesia awalnya memang tak difavoritkan untuk melaju hingga ke final Piala AFF 2020. Sejak babak pengundian, Indonesia hanya berada di pot ketiga bersama Filipina, kalah diunggulkan ketimbang Thailand, Vietnam, Malaysia dan Myanmar yang berada di pot satu dan pot dua.

Berstatus sebagai tim kuda hitam, Evan Dimas mampu membalikkan prediksi itu. Pada babak penyisihan grup, pasukan Merah Putih berhasil menahan imbang Vietnam 0-0 dan mengalahkan Malaysia 4-1 untuk meraih posisi puncak klasemen.

Pada babak semifinal, Indonesia juga tak difavoritkan karena harus menghadapi tuan rumah Singapura. Skuad asuhan Shin Tae-yong kembali membuat kejutan dengan meraih kemenangan 4-2 pada laga kedua yang berlangsung Sabtu kemarin.

Pelatih Timnas Thailand Alexandre Polking juga tampak mengubah pendapatnya soal Timnas Indonesia. Jika sebelumnya Polking tak menjagokan skuad Garuda untuk lolos dari babak penyisihan grup, kini dia menyebut Indonesia layak berada di final meskipun dia menyatakan mereka juga siap untuk meraih gelar juara keenamnya.

“Kami tak boleh berpikir soal rekor pertemuan di masa lalu karena kedua tim layak berada di titik ini. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menjadi juara,” kata pelatih asal Brasil itu.

“Terlalu dini untuk berbicara soal kami menjadi tim nomor satu di Asean. Kami masih memiliki dua pertandingan sulit.”

Timnas Thailand memang kerap menjadi batu sandungan bagi Timnas Indonesia di final Piala AFF 2020. Tiga kali bertemu, skuad Garuda selalu kalah dari tim Gajah Perang.

Kekalahan paling menyakitkan bagi Timnas Indonesia terjadi pada edisi 2002 dan 2016. Pada final 2002 Indonesia harus bertekuk lutut melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2.

Penendang kedua dan ketiga Timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro dan Firmansyah, gagal melaksanakan tugasnya. Padahal Indonesia sempat memimpin setelah penyerang Thailand Kiatisuk Senamuang yang menjadi penendang pertama gagal mengeksekusi penalti.

Dua belas tahun berselang, peluang Timnas Indonesia untuk merebut gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya juga kandas. Anak asuh Alfred Riedl saat itu sempat unggul 2-1 pada partai pertama di Stadion Pakansari, Bogor. Sayangnya Boaz Solossa cs menelan kekalahan 0-2 pada laga kedua di Stadion Rajamanggala, Bangkok. Thailand berhak keluar sebagai juara dengan agregat 3-2.

Laga pertama final Piala AFF 2020 antara Indonesia vs Thailand akan berlangsung pada Rabu malam, 29 Desember 2021 pukull 19.30 WIB. Laga kedua akan berlangsung pada Sabtu, 1 Januari 2022.

BANGKOK POST | TEMPO

  • Bagikan