Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara FKUB dan Petinggi di Lampura Kutuk Keras Aksi Terorisme

FKUB dan Petinggi di Lampura Kutuk Keras Aksi Terorisme

132
BERBAGI
Plt.Bupati Lampung Utara, Sri Widodo bersama unsur Forkopimda dan FKUB melakukan deklarasi pencegahan dini aksi terorisme.
Plt.Bupati Lampung Utara, Sri Widodo bersama unsur Forkopimda dan FKUB melakukan deklarasi pencegahan dini aksi terorisme.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Forum Kerukunan Umat ‎Beragama (FKUB) dan sejumah pejabat tinggu di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi belakangan ini.

‎”Pemkab Lampura dan pimpinan daerah serta FKUB Lampura mengutuk keras aksi terorisme dan kami tidak takut. NKRI itu harga mati!!” tegas Pelaksana Tugas Bupati, Sri Widodo usai rapat bersama di ruangannya, Selasa (15/5/2018).

Potensi adanya aksi terorisme patut diwaspadai oleh seluruh elemen warga Lampura supaya dapat meminimalisir terjadi aksi teror. Kewaspadaan ini dimulai dari mewaspadai setiap gerakan yang diduga memiliki hubungan dengan pergerakan komunitas radikal.

“Persoalan terorisme hendaknya tidak terlalu dibesar – besarkan supaya tidak memancing reaksi negatif lainnya. Meski begitu,‎ kewaspadaan dini juga harus lebih ditingkatkan,” paparnya.

Sri Widodo juga meminta seluruh pihak terkait untuk bersama – sama terlibat dalam meminimalisir potensi berkembangnya faham radikal. Forum Komunikasi Intel Daerah juga harus lebih diberdayakan sebagai langkah preventif terkait terorisme.

“Sosialisasi tentang kerukunan hidup umat beragama harus sampai hingga ke perdesaan. Forum Komunikasi Intel Daerah juga harus lebih diberdayakan kembali untuk melakukan antisipasi cegah dini,” pinta dia.

Di tempat sama,‎ Kapolres Lampura, AKBP Eka Mulyana menjelaskan, pihaknya akan lebih meningkatkan intensitas pengamanan swadaya masyarakat sebagai salah satu cara mencegah terjadinya potensi teror.

“Pengamanan swadaya itu berupa pengamanan siskamling, tamu harap lapor yang dilakukan perangkat desa, juga tamu yang ada di penginapan, hotel, kost – kostan pun harus melapor,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, akan menjamin keamanan pelaksanaan ibadah dari setiap pemeluk agama di wilayahnya. Tujuannya supaya para pemeluk agama dapat dengan khusyuk saat beribadah. Pengamanan itu akan dilakukannya bersama dengan pihak TNI‎.

‎”Kami jamin kegiatan ibadah seluruh agama yang ada di Lampura akan berjalan dengan khidmat dan dalam pengamanan aparat TNI-Polri,” tandas dia.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kotabumi, Husni Mubarraq, Kepala Badan Kesbangpol Firmansyah, perwakilan Kemenag Lampura, serta para pemuka agama.