Fluktuasi Harga BBM, Faisal Basri Anjurkan Subsidi Tetap

  • Bagikan
Faisal Basri

JAKARTA, Teraslampung.com — Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, Faisal Basri, menganjurkan pemerintah untuk menggunakan pola skema subsidi tetap pada harga BBM. Menurut Faisal, dengan skema subsidi tetap, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak harus disibukkan dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).

“Tujuannya untuk memuluskan pembahasan anggaran,” kata Faisal Basri di  Jakarta, Rabu (24/12).
Menurut Faisal, selama ini pemerintah dan DPR kerepotan membahas APBN-P ketika harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Oil Price (ICP) mengalami perubahan.

“Postur APBN terganggu jika ada perubahan ICP dan program-program pemerintahan yang telah dianggarkan melalui APBN akan terbengkalai. Subsidi tetap merupakan subsidi yang diberikan pemerintah dengan nilai tetap untuk setiap liter BBM bersubsidi,” kata dia.

Faisal mengatakan, jika harga keekonomian BBM sebesar Rp 10 ribu dan pemerintah memberikan subsidi tetap sebesar Rp 1000, maka masyarakat harus membeli BBM bersubsidi dengan harga Rp 9000/liter.

“Artinya, jika harga minyak dunia naik dan nilai tukar rupiah melemah yang menyebabkan harga keekonomian BBM naik, maka harga BBM pun akan ikut naik. Begitu juga sebaliknya,” katanya.

Bambamg Satriaji

  • Bagikan