Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Forkopimda Bandarlampung Gelar Apel Pasukan Siaga Tanggap Darurat Bencana

Forkopimda Bandarlampung Gelar Apel Pasukan Siaga Tanggap Darurat Bencana

224
BERBAGI
Tanggap bencana Forkopimda Kota Bandarlampung

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandarlampung menggelar apel siaga terpadu tanggap darurat becana bersama Polri dan TNI, Basarnas dan BPBD di Lapangan Saburai, Enggal Bandarlampung, Rabu (22/2/2017). Apel tanggap darurat bencana tersebut, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca buruk (ekstrem) di beberapa wilayah di Kota Bandarlapung.

Apel gelar pasukan tersebut, dihadiri langsung Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, Komadan Kodim 0410 Bandarlampung, Letkol Arm Didik Harmono, kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota, Eddy Heryanto dan isntansi lainnya.

“Kami menggelar apel siaga terpadu tanggap darurat bencana ini, sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi cuaca buruk di Kota Tapis Bersei yang dapat menimbulkan bencana alam,” ujar Sekda Kota Bandarlampung, Badri Tamam, Rabu (22/2/2017).

Badri Tamam menuturkan, apel siaga terpadu tanggap bencana ini, adalah gagasan dari Polresta Bandarlampung dan Dandim 0410 Bandarlampung. Pihaknya sangat mengapresiasi langkah aparat kepolisian dan TNI, dengan adanya gagasan kegiatan ini. Karena wilayah Bandarlampung, termasuk daerah rawan bencana.

Setiap bencana, kata Badri Tamam, ada kegiatan berupa tanggap darurat dan juga tindakan pasca bencana. Kegiatan ini juga, sebagai bentuk Pemkot Bandarlampung dalam melakukan tindakan paska bencana.

“Perlu diterpadukan secara serentak, semua komponen bersatu bagaimana memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,”tuturnya.

Dikatakannya, seperti diketahui di beberapa wilayah di Bandarlampung, mengalami bencana seperti banjir dan phon tumbang yang terjadi di beberapa titik lokasi. Semuanya, dapat diatasi seluruh stakholder baik dari pihak Pemerintah Kota, aparat kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas, Damkar Sat Pol PP dan instansi lainya.

“Ada sekitar 685 bencana alam rumah yang terendam bajir akibat curah hujan tinggi yang diakibatkan sejumlah sungai dan tanggul yang jebol. Paling parah terjadi, di wilayah Telukbetung sebab ada tanggul yang jebol di Citra Garden,”ungkapnya.

Badri Tamam mengutarakan, di Bandarlampung ini, ada beberapa titik rawan bencana seperti longsor, banjir, pohon tumbang dan tsunami patut diantisipasi terutama di wilayah dekat pesisir. Seperti di Telukbetung Barat, Telukbetung Timur, Panjang, Telukbetung Utara, Telukbetung Selatan, Kedamaian, Kedaton dan Tanjungkarang Barat.

“Beberapa wilayah itulah, yang jadi titik rawan lokasi bencana. Daerah rawan bencana ini, kita antisipasi semua. Kami sudah mempersiapkan melalui gugus tugas yang ada di setiap Kecamatan,”terangnya.

Dikatakannya, pihaknya juga akan membangun posko induk di beberapa wilayah tersebut, sehingga jika ada yang ingin memberikan bantuan dapat langsung dipusatkan ke posko induk tersebut.

“Selain posko induk akan dibuat juga selter-selter untuk pengungsian, ada sekitar 34 selter. Harapannya kedepan, bagaimana merehabilitasi mengenai kerusakan akibat dampak bencana tersebut,”pungkasnya.